Ilustrasi. Foto: dok ASDP.
Menjelang perayaan Idulfitri, mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia mulai meningkat. Salah satu rute yang menjadi fokus utama adalah penyeberangan dari Jawa ke Sumatra melalui jalur Merak–Bakauheni. Pergerakan pemudik di lintasan ini mulai menunjukkan peningkatan, terutama dalam beberapa hari terakhir menjelang lebaran. Tren ini menjadi perhatian serius bagi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sebagai operator utama penyeberangan laut di Indonesia.
Perusahaan yang mengelola layanan ferry ini telah mempersiapkan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan kelancaran arus mudik. Mulai dari optimalisasi armada hingga peningkatan fasilitas pelabuhan, semua disiapkan agar perjalanan masyarakat tetap nyaman dan aman. Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyatakan bahwa kesiapan operasional telah dilakukan sejak jauh hari sebelum puncak mudik.
Persiapan Operasional dan Armada
1. Penyesuaian Jumlah Armada
ASDP menyesuaikan jumlah armada kapal berdasarkan tingkat kepadatan arus mudik. Selama periode Angkutan Lebaran, kapal yang siap beroperasi berkisar antara 28 hingga 33 unit per 24 jam. Penyesuaian ini bertujuan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang dan kendaraan yang biasanya terjadi dalam waktu singkat.
2. Penerapan Pola Operasional TBB
Untuk mempercepat proses pelayanan di pelabuhan, ASDP menerapkan sistem operasional Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB). Dengan pola ini, kapal tidak hanya sekadar singgah, tetapi langsung melakukan proses bongkar muatan dan kemudian berangkat kembali. Hal ini membuat rotasi kapal lebih cepat dan efisien.
3. Peningkatan Fasilitas Pelabuhan
Beberapa fasilitas pelabuhan juga ditingkatkan untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi pemudik. Di antaranya adalah:
- Layanan customer service 24 jam
- Penambahan garbarata Express II
- Toilet portable tambahan
- Peningkatan penerangan dan sistem kelistrikan
Fasilitas ini dirancang untuk mengurangi antrean dan mempercepat proses boarding di pelabuhan.
Dukungan Transportasi Darat
4. Shuttle Bus Listrik untuk Kelompok Rentan
ASDP juga menghadirkan shuttle bus listrik di area pelabuhan Merak dan Bakauheni. Bus ini khusus melayani kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas agar mobilitas mereka lebih mudah dan nyaman selama proses penyeberangan.
5. Koordinasi dengan Mitra Transportasi
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa perusahaan juga menjalin koordinasi erat dengan berbagai pihak terkait. Salah satunya adalah penyediaan angkutan umum gratis untuk menghubungkan titik-titik strategis seperti stasiun kereta api ke pelabuhan.
Berikut adalah rincian angkutan umum yang disediakan sejak 13 Maret 2026:
| Rute | Jumlah Unit |
|---|---|
| Stasiun Cilegon – Stasiun Kerenceng | 2 unit |
| Stasiun Kerenceng – Stasiun Merak | 1 unit |
| Stasiun Cilegon – Stasiun Merak | 9 unit |
| Stasiun Merak – Stasiun Cilegon | 7 unit |
| Stasiun Merak – Stasiun Kerenceng | 1 unit |
Distribusi armada ini disesuaikan dengan pola kedatangan penumpang dari jalur kereta api. Tujuannya adalah memastikan tidak terjadi kepadatan di sekitar pelabuhan akibat antrean kendaraan atau penumpang.
Data Arus Penumpang dan Kendaraan
Berdasarkan data dari Posko Merak, berikut adalah rincian arus penumpang dan kendaraan dari Jawa ke Sumatra selama H-10 hingga H-8:
Dari Jawa ke Sumatra
| Kategori | Jumlah (H-10 s.d H-8) | Perbandingan Tahun Lalu |
|---|---|---|
| Penumpang | 126.276 orang | Turun 18,6% (dari 155.161) |
| Kendaraan | 31.390 unit | Turun 13% (dari 36.091) |
Dari Sumatra ke Jawa
| Kategori | Jumlah (H-10 s.d H-8) | Perbandingan Tahun Lalu |
|---|---|---|
| Penumpang | 97.385 orang | Turun 9,4% (dari 107.541) |
| Kendaraan | 23.018 unit | Turun 3,1% (dari 23.766) |
Penurunan jumlah penumpang dan kendaraan dibanding tahun sebelumnya bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk perubahan pola perjalanan akibat kondisi ekonomi dan preferensi moda transportasi yang berbeda.
Komitmen ASDP untuk Pelayanan Optimal
Melalui serangkaian persiapan dan peningkatan layanan, ASDP menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung kelancaran arus mudik. Dengan memperkuat konektivitas antar moda transportasi, meningkatkan kapasitas armada, dan memperbaiki fasilitas pelabuhan, perusahaan berharap perjalanan mudik masyarakat bisa berjalan lebih tertib dan nyaman.
Meski demikian, data dan kondisi operasional bisa berubah sewaktu-waktu tergantung situasi lapangan. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk selalu mengikuti informasi terbaru dari pihak terkait agar perjalanan mudik berjalan lancar.
Disclaimer: Data yang disajikan bersifat sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi aktual di lapangan. Informasi ini hanya sebagai gambaran umum persiapan angkutan lebaran oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).
Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.












