Ilustrasi lowongan kerja di sektor perbankan memang selalu menarik perhatian, apalagi jika datang dari salah satu bank BUMN seperti BTN. Kali ini, Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk membuka kesempatan berkarier bagi para profesional senior di bidang teknologi informasi. Posisi yang ditawarkan cukup spesifik, yaitu Security Engineer Senior Officer, yang menuntut pengalaman dan kompetensi tinggi di bidang keamanan sistem.
Lowongan ini terbuka hingga 11 April 2026, sehingga masih ada waktu yang cukup panjang bagi para pelamar yang memenuhi kualifikasi. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui situs resmi rekrutmen BTN. Bagi yang berminat, penting untuk memahami syarat dan tanggung jawab pekerjaan secara menyeluruh agar tidak melewatkan kesempatan ini secara sia-sia.
Persyaratan dan Kualifikasi yang Dibutuhkan
Mendaftar untuk posisi senior tentu bukan perkara yang bisa dianggap remeh. Ada beberapa kriteria ketat yang harus dipenuhi, terutama karena posisi ini berhubungan langsung dengan keamanan sistem di sektor keuangan.
1. Pendidikan Minimal S1 dari Jurusan Terkait TI
Calon pelamar harus memiliki gelar sarjana dari jurusan yang relevan dengan teknologi informasi. Beberapa contoh jurusan yang sesuai antara lain Ilmu Komputer, Sistem Informasi, Teknik Informatika, Teknik Komputer, Manajemen Informatika, Statistik, atau bahkan dari Fakultas Teknik lainnya yang memiliki fokus pada TI.
2. Pengalaman Kerja Minimal 5 Tahun di Bidang IT
Tidak cukup hanya dengan gelar, pengalaman kerja menjadi faktor penentu utama. Pelamar diharapkan memiliki pengalaman minimal 5 tahun di bidang TI, dengan catatan bahwa minimal 3 tahun di antaranya dihabiskan sebagai security engineer.
3. Memiliki Sertifikasi Keamanan TI yang Diakui
Keunggulan akan dirasakan oleh mereka yang memiliki sertifikasi profesional seperti:
- CCNA Security
- Fortinet NSE 4
- PCNSA (Palo Alto Networks)
- CompTIA Security+
- EC Council CND
Sertifikasi ini menunjukkan bahwa pelamar telah melewati pelatihan dan ujian yang relevan dengan standar industri.
4. Kemampuan Merancang Sistem Keamanan yang Terkini
Tidak hanya mengandalkan sertifikasi, pelamar juga harus mampu merancang sistem keamanan yang sesuai dengan tren terbaru. Ini mencakup keamanan dari perimeter hingga endpoint, serta antisipasi terhadap ancaman siber yang terus berkembang.
5. Kemampuan Kolaborasi dengan Berbagai Pihak
Sebagai bagian dari tim TI yang besar, pelamar harus mampu bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk vendor keamanan, tim internal IT Operation, IT Development, serta pengguna akhir. Kolaborasi ini penting untuk memastikan bahwa solusi keamanan yang diimplementasikan benar-benar efektif.
6. Mampu Menyusun Kajian Teknologi Keamanan
Pelamar juga diharapkan mampu membuat kajian teknis terkait pengembangan sistem keamanan. Ini mencakup analisis risiko dan evaluasi terhadap kualifikasi teknologi keamanan tertentu yang akan digunakan.
Deskripsi Pekerjaan yang Akan Ditangani
Setelah memenuhi syarat, pelamar yang lolos akan menjalankan sejumlah tanggung jawab penting. Pekerjaan ini bukan hanya soal implementasi teknologi, tetapi juga perencanaan strategis dan kolaborasi lintas fungsi.
1. Merancang Arsitektur Keamanan Informasi
Salah satu tugas utama adalah menyusun dan melaksanakan rencana arsitektur keamanan informasi. Ini penting untuk memastikan bahwa sistem keamanan memiliki tujuan yang jelas dan dapat diukur.
2. Mengimplementasikan Rencana Keamanan
Setelah perencanaan selesai, langkah selanjutnya adalah menjalankan implementasi sistem keamanan sesuai dengan arsitektur yang telah disusun. Ini mencakup proyek-proyek strategis yang berdampak langsung pada keandalan sistem perbankan.
3. Bekerja Sama dengan Penyedia Solusi Eksternal
Terkadang, solusi terbaik datang dari pihak ketiga. Pelamar harus mampu menjalin kerja sama dengan vendor atau konsultan eksternal untuk mendapatkan solusi keamanan yang optimal.
4. Menjalankan Rekomendasi dari RSTI dan Konsultan TI
Rekomendasi dari Regulator atau konsultan TI juga harus diimplementasikan. Ini bagian dari upaya terus-menerus untuk meningkatkan performa sistem keamanan informasi.
5. Mengelola Proyek Keamanan secara Tim
Proyek keamanan informasi biasanya bersifat kompleks dan melibatkan banyak pihak. Pelamar harus mampu mengelola dan mengeksekusi proyek ini secara tim maupun kolaborasi dengan pihak ketiga, sesuai jadwal yang telah ditentukan.
6. Menyusun Laporan Progres Rutin
Setiap proyek harus dilaporkan secara berkala kepada manajemen. Pelamar akan bertanggung jawab untuk menyusun laporan yang informatif dan akurat mengenai perkembangan proyek keamanan.
Tips Pendaftaran yang Efektif
Bagi yang sudah yakin memenuhi syarat, langkah selanjutnya adalah mendaftar secara tepat dan profesional. Berikut beberapa tips agar proses pendaftaran berjalan lancar:
- Pastikan semua dokumen pendukung seperti CV, sertifikasi, dan portofolio lengkap dan terkini.
- Ikuti format pendaftaran yang diminta di situs resmi BTN.
- Periksa kembali tanggal dan waktu pendaftaran agar tidak melewati deadline.
- Hindari menggunakan jasa pihak ketiga yang menjanjikan kelulusan otomatis.
BTN secara tegas menyatakan bahwa seluruh proses rekrutmen dilakukan secara transparan dan tidak memungut biaya. Waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan bank ini sangat dianjurkan.
Disclaimer
Informasi lowongan kerja ini bersumber dari pengumuman resmi BTN dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Silakan selalu merujuk ke situs resmi rekrutmen BTN untuk informasi terbaru dan akurat. Data seperti tanggal pendaftaran, persyaratan, dan deskripsi pekerjaan bisa saja diperbarui oleh pihak bank.
Ryando Putra Jameni merupakan jurnalis dan editor konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Ryando berkomitmen menghadirkan informasi keuangan yang akurat, terpercaya, dan bermanfaat bagi masyarakat.












