Multifinance

Emas 24K Turun Tajam! Kini Hanya Rp2,3 Jutaan per Gram, Apakah Saatnya Beli?

Erna Agnesa
×

Emas 24K Turun Tajam! Kini Hanya Rp2,3 Jutaan per Gram, Apakah Saatnya Beli?

Sebarkan artikel ini
Emas 24K Turun Tajam! Kini Hanya Rp2,3 Jutaan per Gram, Apakah Saatnya Beli?

Harga emas perhiasan 24 karat hari ini, Rabu 10 Juni 2026, mengalami penurunan cukup signifikan. Di beberapa toko besar seperti Raja Emas dan Lakuemas, harga emas turun hingga puluhan ribu rupiah per gram. Bagi calon pembeli atau investor, ini bisa jadi momen penting untuk memperhatikan pergerakan harga secara cermat.

Perubahan nilai emas memang kerap kali terjadi dalam waktu singkat. Faktor global, kondisi ekonomi makro, hingga fluktuasi pasar keuangan dunia bisa berdampak langsung pada harga jual beli emas lokal. Meskipun begitu, variasi harga juga dipengaruhi oleh spesifikasi produk seperti kadar karat, ukuran, hingga biaya produksi.

Perbandingan Harga Emas Perhiasan di Raja Emas dan Lakuemas

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah perbandingan harga emas perhiasan di dua toko besar, Raja Emas dan Lakuemas, pada pukul 09.20 WIB. Data ini dihimpun langsung dari situs resmi masing-masing toko.

Jenis Emas Raja Emas (Rp/gram) Lakuemas (Rp/gram)
24K (99,9%) 2.360.000 2.385.000
24K (99,5%) 2.285.000
24K (99%) 2.385.000
5K 430.000

Penurunan harga di Raja Emas cukup mencolok. Misalnya, emas 24K dengan kadar kemurnian 99,9% yang sebelumnya dijual Rp2.450.000 per gram, kini turun menjadi Rp2.360.000 per gram. Artinya, selisihnya mencapai Rp90.000 hanya dalam hitungan jam.

Sedangkan di Lakuemas, pergerakan harga relatif stabil. Emas 24K dengan kadar 99% justru naik tipis dari Rp2.383.000 menjadi Rp2.385.000 per gram. Perubahan ini tidak terlalu signifikan jika dibandingkan dengan lonjakan atau penurunan di toko lain.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas Hari Ini

  1. Sentimen Pasar Global
    Harga emas dunia sering kali menjadi acuan utama bagi harga lokal. Jika dolar AS menguat atau suku bunga naik, biasanya harga emas akan tertekan.

  2. Inflasi dan Kebijakan Moneter
    Inflasi yang tinggi bisa membuat emas sebagai instrumen lindung nilai. Namun, jika bank sentral menaikkan suku bunga, investasi emas bisa kurang menarik karena return-nya terlihat lebih rendah.

  3. Permintaan Lokal
    Di masa-masa tertentu seperti menjelang lebaran atau tahun baru imlek, permintaan emas meningkat. Ini bisa mendorong harga naik, terutama untuk produk perhiasan.

  4. Biaya Produksi dan Desain
    Semakin rumit desain perhiasan, semakin tinggi biaya produksinya. Itulah mengapa harga emas per gram bisa berbeda-beda meski kadar karatnya sama.

Baca Juga:  Emas 24 Karat Hari Ini 21 Mei 2026: Tembus Rp2.470.000 per Gram, Begini Analisisnya!

Tips Membeli Emas Perhiasan Secara Bijak

  1. Cek Harga di Beberapa Toko
    Jangan langsung beli di toko pertama yang ditemui. Bandingkan harga di minimal tiga tempat sebelum memutuskan.

  2. Perhatikan Kadar dan Sertifikat
    Pastikan kadar emas yang dibeli sesuai dengan klaim penjual. Produk bersertifikat resmi juga lebih aman dari segi legalitas.

  3. Pilih Waktu yang Tepat
    Jika tujuan membeli adalah investasi jangka panjang, waktu dengan harga relatif rendah bisa dimanfaatkan. Namun, jika sekadar membeli untuk hadiah, fokus pada desain dan anggaran lebih penting.

  4. Simpan dengan Aman
    Simpan emas di tempat yang aman, seperti brankas pribadi atau bank. Hindari menyimpannya di tempat yang mudah dijangkau orang lain.

Mengapa Harga Emas Bisa Turun Drastis dalam Sehari?

Pergerakan harga emas yang tajam dalam satu hari bukan hal yang langka. Ada beberapa alasan mengapa ini bisa terjadi:

  • Adanya kebijakan moneter dari The Fed yang mengejutkan pasar.
  • Data inflasi atau lapangan kerja di negara maju yang melebihi ekspektasi.
  • Sentimen politik atau gejolak di kawasan konflik yang mereda.
  • Investor menjual emas untuk beralih ke aset lain yang lebih menguntungkan.

Apakah Saat Ini Waktu yang Tepat untuk Membeli Emas?

Menentukan waktu terbaik untuk membeli emas bukan perkara mudah. Namun, jika melihat harga yang sedang turun, ini bisa menjadi peluang baik bagi pembeli jangka panjang. Apalagi jika tujuannya bukan hanya untuk dipakai, tapi juga sebagai tabungan nilai.

Namun, tetap penting untuk tidak tergiur hanya karena harga sedang turun. Pertimbangkan kondisi finansial pribadi dan tujuan pembelian sebelum memutuskan.

Disclaimer:
Data harga dalam artikel ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan masing-masing toko serta kondisi pasar global. Informasi ini hanya sebagai referensi dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Selalu pastikan untuk mengecek harga terbaru langsung dari sumber resmi sebelum melakukan transaksi.

Baca Juga:  Emas Antam Malah Turun Harganya di Hari Kedua Idul Fitri!
Erna Agnesa
Reporter at anakhiv.id

Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.