Multifinance

PGN Targetkan Penjualan Gas Niaga Tembus 877 BBTUD pada 2026, Melonjak 4 Persen!

Erna Agnesa
×

PGN Targetkan Penjualan Gas Niaga Tembus 877 BBTUD pada 2026, Melonjak 4 Persen!

Sebarkan artikel ini
PGN Targetkan Penjualan Gas Niaga Tembus 877 BBTUD pada 2026, Melonjak 4 Persen!

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, terus menggenjot pengembangan infrastruktur gas bumi. Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan mendukung transisi energi yang berkelanjutan.

Di tahun 2026, PGN menargetkan volume penyaluran gas bumi mencapai 877 BBTUD. Angka ini naik sekitar 4% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini sebagian besar didorong oleh meningkatnya permintaan dari sektor industri, khususnya di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Target Penyaluran Gas Naik 4%, Ini Rincian Lengkapnya

Target penyaluran gas bumi sebesar 877 BBTUD bukan angka yang muncul begitu saja. Ini adalah hasil dari perencanaan matang dan proyeksi pertumbuhan ekonomi di sejumlah kawasan industri strategis.

1. Fokus pada Penguatan Operasional

Penguatan operasional menjadi prioritas utama PGN di tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keandalan layanan kepada pelanggan, baik dari sisi distribusi maupun ketersediaan infrastruktur.

2. Penyaluran Gas ke Sektor Komersial dan Industri

PGN terus memperluas jangkauan layanan gas bumi ke sektor komersial dan industri. Target ini didukung oleh peningkatan kapasitas infrastruktur transmisi dan distribusi.

3. Pengembangan Layanan LNG

Selain gas pipa, PGN juga mengembangkan layanan penyaluran LNG. Ini menjadi solusi alternatif untuk daerah-daerah yang belum terjangkau oleh jaringan pipa.

Proyek Infrastruktur Strategis yang Sedang Dikebut

PGN tidak hanya berbicara target. Perusahaan juga menjalankan sejumlah proyek infrastruktur penting yang akan mendukung pencapaian target tersebut.

1. Pipa Cikampek – Plumpang

Proyek pipa Cikampek – Plumpang merupakan salah satu proyek strategis yang sedang dalam tahap penyelesaian. Pipa ini akan memperkuat distribusi gas dari Jawa Barat ke wilayah Jabodetabek.

Baca Juga:  Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Utama di Kawasan Industri Modern!

2. Penambahan Jalur Pipa Distribusi Sei Mangkei

Di Sumatera Utara, PGN menambah jalur pipa distribusi Sei Mangkei. Ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas distribusi gas ke kawasan industri di sana.

3. Pengembangan Fasilitas Regasifikasi LNG

PGN juga mengembangkan fasilitas regasifikasi LNG. Fasilitas ini penting untuk mendukung distribusi gas dalam bentuk cair ke daerah-daerah yang belum terlayani pipa.

Perluasan Akses Gas Rumah Tangga

Selain sektor industri, PGN juga fokus pada pengembangan akses gas untuk rumah tangga. Ini sejalan dengan program pemerintah untuk mengganti penggunaan LPG dengan gas pipa.

1. Akselerasi Jargas di Sumatera dan Jawa

PGN mempercepat pembangunan jaringan gas rumah tangga (jargas) di Sumatera dan Jawa. Langkah ini dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pihak swasta.

2. Inovasi Midstream Beyond Pipeline

Untuk daerah yang belum bisa dijangkau pipa, PGN mengembangkan solusi midstream melalui moda beyond pipeline. Beberapa solusi yang dikembangkan antara lain:

  • CNG cylinder
  • LNG Hub retail
  • Trucking
  • Vertical Gas Liquid (VGL) tank

3. Optimalisasi Hub & Storage Arun

PGN juga mengoptimalkan fasilitas Hub & Storage Arun. Fasilitas ini kini dilengkapi dengan sistem keamanan terbaru dan siap mendukung distribusi LNG ke wilayah timur Indonesia.

Dukungan untuk Energi Hijau

PGN tidak hanya fokus pada pengembangan infrastruktur gas konvensional. Perusahaan juga berkomitmen terhadap pengembangan energi hijau.

1. Pengembangan Biomethane

PGN mengembangkan biomethane sebagai bagian dari renewable & natural gas products. Biomethane ini dihasilkan dari pengolahan limbah organik dan dapat digunakan sebagai pengganti gas bumi.

2. Gas Derivatives untuk Sektor Kelistrikan

PGN juga mengembangkan gas derivatives untuk sektor kelistrikan. Ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung transisi energi yang lebih bersih.

Baca Juga:  Mengapa Tata Kelola Lingkungan di Kawasan Industri Tambang Harus Segera Diperbaiki?

Tantangan dan Strategi Ke Depan

Meskipun target penyaluran gas terus naik, PGN juga menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah keterbatasan infrastruktur di wilayah timur Indonesia.

Namun, PGN tetap optimis. Perusahaan terus melakukan inovasi dan kolaborasi untuk mempercepat pembangunan infrastruktur. Selain itu, prinsip kehati-hatian juga diutamakan dalam setiap pengembangan proyek.

Komponen Target 2026 Keterangan
Volume Penyaluran Gas 877 BBTUD Naik 4% dari tahun sebelumnya
Fokus Wilayah Jawa Timur & Jawa Tengah Peningkatan permintaan industri
Pengembangan LNG Fasilitas regasifikasi & distribusi Solusi untuk daerah non-pipa
Proyek Strategis Pipa Cikampek-Plumpang, Sei Mangkei, Hub Arun Infrastruktur utama distribusi gas

Disclaimer: Data dan target yang disebutkan dalam artikel ini bersifat proyeksi dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar, regulasi, dan faktor eksternal lainnya.

Erna Agnesa
Reporter at anakhiv.id

Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.