Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) memang nggak berjalan sepanjang tahun. Ada beberapa hari di mana IHSG “cuti” karena libur nasional atau perayaan keagamaan. Tahun 2026, salah satu periode yang cukup lama libur adalah menjelang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri. Total, bursa saham bakal libur selama lima hari berturut-turut. Bagi investor, ini informasi penting yang perlu dicatat biar nggak salah timing saat ambil keputusan investasi.
Kalender bursa 2026 sudah dirilis oleh BEI. Dalam setahun penuh, hanya ada 239 hari kerja bursa. Artinya, 22 hari lainnya dinyatakan libur. Ini termasuk hari besar keagamaan, nasional, dan cuti bersama yang jatuh di hari kerja. Investor yang ingin tetap produktif di pasar modal perlu tahu kapan bursa tutup, supaya bisa menyesuaikan strategi dan menghindari kekeliruan transaksi.
Jadwal Libur Bursa Menjelang Nyepi dan Idulfitri 2026
Menjelang dua perayaan besar keagamaan di Indonesia, perdagangan saham bakal libur cukup lama. Ini terjadi karena adanya cuti bersama yang ditetapkan pemerintah. Libur ini bukan hanya untuk satu hari, tapi bisa berlangsung beberapa hari berturut-turut. Tahun ini, bursa saham libur selama lima hari berturut-turut menjelang Nyepi dan Idulfitri.
1. Rabu, 18 Maret 2026 – Cuti Bersama Nyepi
Hari pertama dari rangkaian libur ini adalah Rabu, 18 Maret 2026. Meskipun bukan hari Nyepi itu sendiri, tanggal ini ditetapkan sebagai cuti bersama jelang perayaan Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Investor yang biasa aktif di pasar saham perlu menyiapkan strategi sebelumnya, karena aktivitas perdagangan akan terhenti.
2. Kamis, 19 Maret 2026 – Hari Raya Nyepi
Hari Kamis, 19 Maret 2026, adalah Hari Raya Nyepi resmi. Di hari ini, seluruh aktivitas di Bali berhenti, termasuk perdagangan saham. Bursa Efek Indonesia mengikuti ketentuan ini, dan tidak ada transaksi saham yang bisa dilakukan. Investor juga bisa memanfaatkan waktu ini untuk evaluasi portofolio.
3. Jumat, 20 Maret 2026 – Cuti Bersama Idulfitri
Setelah Nyepi, libur bursa berlanjut menjelang Idulfitri. Jumat, 20 Maret 2026, ditetapkan sebagai cuti bersama menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Ini adalah hari ketiga dari lima hari libur berturut-turut. Investor yang ingin menutup posisi sebelum libur panjang sebaiknya sudah melakukannya sebelum hari ini.
4. Senin, 23 Maret 2026 – Cuti Bersama Idulfitri
Hari keempat dari libur panjang ini adalah Senin, 23 Maret 2026. Masih dalam rangkaian cuti bersama menjelang Idulfitri. Bursa tetap tutup, dan aktivitas perdagangan belum bisa dilanjutkan. Ini adalah waktu yang tepat untuk istirahat atau merancang strategi investasi jangka pendek setelah libur.
5. Selasa, 24 Maret 2026 – Cuti Bersama Idulfitri
Terakhir, Selasa, 24 Maret 2026, menjadi hari kelima dari libur panjang ini. Di hari ini, bursa masih belum dibuka. Baru setelahnya, perdagangan saham kembali normal. Investor bisa mulai aktif lagi pada Rabu, 25 Maret 2026, sesuai jadwal bursa yang telah ditetapkan.
Daftar Lengkap Libur Bursa Saham 2026
Selain libur menjelang Nyepi dan Idulfitri, ada beberapa hari lainnya sepanjang tahun 2026 ketika bursa saham tidak beroperasi. Ini penting untuk dicatat agar tidak terjadi kesalahan transaksi atau keputusan investasi yang terburu-buru.
Januari
- 1 Januari (Kamis): Tahun Baru Masehi 2026
- 16 Januari (Jumat): Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW
Februari
- 16 Februari (Senin): Cuti Bersama Tahun Baru Imlek
- 17 Februari (Selasa): Tahun Baru Imlek
Maret
- 18 Maret (Rabu): Cuti Bersama Nyepi
- 19 Maret (Kamis): Hari Raya Nyepi
- 20 Maret (Jumat): Cuti Bersama Idulfitri
- 23 Maret (Senin): Cuti Bersama Idulfitri
- 24 Maret (Selasa): Cuti Bersama Idulfitri
April
- 3 April (Jumat): Wafat Yesus Kristus
Mei
- 1 Mei (Jumat): Hari Buruh Internasional
- 14 Mei (Kamis): Kenaikan Yesus Kristus
- 15 Mei (Jumat): Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus
- 27 Mei (Rabu): Iduladha 1447 Hijriah
- 28 Mei (Kamis): Cuti Bersama Iduladha
Juni
- 1 Juni (Senin): Hari Lahir Pancasila
- 16 Juni (Selasa): 1 Muharam 1448 Hijriah
Juli
Tidak ada libur nasional selain akhir pekan.
Agustus
- 17 Agustus (Senin): Hari Kemerdekaan RI
- 25 Agustus (Selasa): Maulid Nabi Muhammad SAW
September – November
Tidak ada libur nasional selain akhir pekan.
Desember
- 24 Desember (Kamis): Cuti Bersama Natal
- 25 Desember (Jumat): Hari Natal
- 31 Desember (Rabu): Libur Akhir Tahun
Tips Mengantisipasi Libur Bursa Saham
Libur bursa saham bukan berarti aktivitas investasi harus berhenti total. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar tetap produktif selama periode libur panjang.
1. Evaluasi Portofolio Investasi
Gunakan waktu libur untuk mengecek kembali saham-saham yang dimiliki. Apakah masih relevan dengan tujuan investasi? Apakah ada saham yang perlu dijual atau ditahan? Evaluasi ini penting untuk menyusun strategi jangka pendek setelah libur.
2. Simulasi Transaksi di Aplikasi
Beberapa aplikasi saham menyediakan fitur simulasi transaksi. Investor bisa mencoba strategi baru tanpa risiko kehilangan modal. Ini cara yang efektif untuk belajar sambil menunggu bursa kembali aktif.
3. Ikuti Update Ekonomi Global
Meski bursa saham lokal libur, pasar global tetap berjalan. Investor bisa memantau perkembangan ekonomi internasional, terutama yang berdampak pada pasar saham Indonesia. Misalnya, kebijakan moneter bank sentral AS atau pergerakan harga minyak dunia.
4. Siapkan Strategi Pasca-Libur
Libur panjang sering kali diikuti dengan volatilitas tinggi saat bursa kembali dibuka. Investor yang sudah menyiapkan strategi sebelumnya akan lebih siap menghadapi fluktuasi harga saham.
Disclaimer
Jadwal libur bursa saham bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pemerintah atau kondisi makro ekonomi. Informasi di atas bersifat referensi dan dapat berbeda dengan jadwal aktual yang ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia. Sebaiknya selalu cek update resmi dari BEI untuk memastikan informasi terbaru.
Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.












