Bandara Soekarno-Hatta kembali menjadi pusat ramainya pergerakan penumpang jelang dan seusai libur Lebaran. Gelombang pertama arus balik Lebaran 1447 H atau 2026 M mencatat angka yang cukup tinggi di bandara yang berlokasi di Tangerang, Banten ini. Sebanyak 190.429 orang tercatat melakukan pergerakan di Soetta pada Selasa, 24 Maret 2026.
Data yang dirilis oleh PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menunjukkan bahwa dari jumlah tersebut, sekitar 90.749 orang adalah penumpang keberangkatan, dan 99.680 orang lainnya adalah penumpang kedatangan. Terminal-terminal di bandara pun mulai terlihat ramai, dengan distribusi penumpang yang cukup merata di seluruh terminal.
Pergerakan Penumpang di Terminal-Terminal Soetta
Terminal 1 mencatat 49.604 orang penumpang dengan total 294 penerbangan. Angka ini menyumbang sekitar 24,84 persen dari total pergerakan penerbangan di bandara tersebut. Terminal ini menjadi salah satu yang paling sibuk, terutama untuk rute-rute domestik yang banyak diminati masyarakat selama masa transisi libur Lebaran.
Terminal 2 juga tidak kalah ramai. Di terminal ini, tercatat 54.257 penumpang domestik dengan 369 penerbangan. Sementara untuk rute internasional, jumlahnya mencapai 18.313 penumpang dengan 106 penerbangan atau sekitar 8,96 persen dari total penerbangan.
Terminal 3 mencatat jumlah penumpang domestik sebanyak 36.922 orang dari 244 penerbangan. Untuk rute internasional, terminal ini menyambut 31.333 penumpang dengan 160 penerbangan, atau sekitar 13,52 persen dari total penerbangan.
Total Penerbangan dan Prediksi Puncak Arus Balik
Selama periode tersebut, total penerbangan yang beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta mencapai 1.184 penerbangan. Dari jumlah itu, 586 penerbangan untuk keberangkatan dan 598 penerbangan untuk kedatangan. Angka ini menunjukkan bahwa aktivitas penerbangan di bandara ini memang benar-benar mulai meningkat seiring dengan dimulainya arus balik.
Menurut Heru Karyadi, General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026. Saat itu, jumlah penumpang bisa mencapai 198.387 orang, dengan total penerbangan sebanyak 1.221 kali.
Proyeksi Jumlah Penumpang Selama Angkutan Lebaran
Secara keseluruhan, selama masa angkutan Lebaran 2026, diperkirakan akan ada sekitar sembilan juta orang yang menggunakan jalur udara untuk mudik atau pulang ke kampung halaman. Angka ini menunjukkan peningkatan sekitar tiga persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.
Peningkatan ini bisa menjadi indikator bahwa minat masyarakat untuk menggunakan pesawat sebagai moda transportasi utama selama libur Lebaran masih tinggi. Apalagi dengan semakin banyaknya maskapai yang menawarkan rute-rute baru dan harga tiket yang kompetitif.
Distribusi Penumpang Berdasarkan Terminal
Berikut adalah rincian jumlah penumpang dan penerbangan di setiap terminal Bandara Soekarno-Hatta selama gelombang pertama arus balik Lebaran:
| Terminal | Jenis Penerbangan | Jumlah Penumpang | Jumlah Penerbangan | Persentase Penerbangan |
|---|---|---|---|---|
| Terminal 1 | Domestik | 49.604 | 294 | 24,84% |
| Terminal 2 | Domestik | 54.257 | 369 | – |
| Terminal 2 | Internasional | 18.313 | 106 | 8,96% |
| Terminal 3 | Domestik | 36.922 | 244 | – |
| Terminal 3 | Internasional | 31.333 | 160 | 13,52% |
Prediksi Lonjakan di Akhir Pekan
Menjelang akhir pekan, khususnya pada Sabtu, 28 Maret 2026, Bandara Soekarno-Hatta akan menghadapi lonjakan jumlah penumpang tertinggi selama masa arus balik. Saat itu, total penumpang bisa mencapai hampir 200 ribu orang, dengan jumlah penerbangan yang juga meningkat menjadi lebih dari 1.200 kali.
Lonjakan ini menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola bandara dan maskapai penerbangan untuk memastikan kelancaran operasional. Termasuk dalam hal pelayanan, keamanan, hingga kenyamanan penumpang selama proses kedatangan dan keberangkatan.
Kesiapan Bandara Menghadapi Arus Balik
Sebagai langkah antisipasi, InJourney selaku pengelola 37 bandara di Indonesia, termasuk Soekarno-Hatta, telah menyiapkan berbagai strategi operasional. Mulai dari penambahan jam operasional hingga peningkatan jumlah petugas di titik-titik strategis.
Strategi ini penting untuk memastikan bahwa penumpang bisa bergerak dengan lancar tanpa mengalami antrean panjang atau keterlambatan berarti. Terlebih saat puncak arus balik, di mana setiap menit sangat berharga untuk menjaga efisiensi penerbangan.
Perbandingan Jumlah Penumpang Tahun Ini dan Tahun Lalu
Dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, jumlah penumpang selama arus balik tahun ini naik sekitar tiga persen. Ini menunjukkan bahwa tren perjalanan udara selama Lebaran masih terus meningkat dari tahun ke tahun.
| Tahun | Jumlah Penumpang (Estimasi) | Kenaikan (%) |
|---|---|---|
| 2025 | 8.737.000 | – |
| 2026 | 9.000.000 | +3% |
Kesimpulan
Gelombang pertama arus balik Lebaran 2026 telah mencatat jumlah penumpang yang cukup tinggi di Bandara Soekarno-Hatta. Dengan lebih dari 190 ribu orang yang bergerak di bandara tersebut, ini menunjukkan bahwa moda udara tetap menjadi pilihan utama masyarakat saat bepergian jarak jauh selama libur Lebaran.
Puncak arus balik diprediksi akan terjadi menjelang akhir pekan, dan seluruh pihak terkait telah menyiapkan strategi untuk menghadapi lonjakan tersebut. Data ini bisa menjadi referensi penting bagi calon penumpang yang ingin mengatur rencana perjalanan dengan lebih baik.
Disclaimer: Data yang disajikan bersifat estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi lapangan dan faktor eksternal lainnya.
Ryando Putra Jameni merupakan jurnalis dan editor konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Ryando berkomitmen menghadirkan informasi keuangan yang akurat, terpercaya, dan bermanfaat bagi masyarakat.












