Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjadwalkan pelantikan pejabat eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan pada Jumat, 27 Maret 2026. Acara rencananya berlangsung pagi hari, pukul 09.00 WIB, di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta.
Pelantikan ini menjadi sorotan karena menandai penyegaran struktur kepemimpinan di jajaran pimpinan tinggi Kemenkeu. Salah satu posisi strategis yang tengah kosong adalah Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (SPSK), yang sebelumnya dijabat Masyita Crystallin.
Pergantian di Jabatan Dirjen SPSK
- Masyita Crystallin Resmi Alih Tugas ke Danantara
Masyita Crystallin resmi mengakhiri masa tugasnya di Kemenkeu dan beralih ke sektor swasta. Ia ditunjuk sebagai Head of Economic & ESG Strategic Positioning di PT Danantara Investment Management (Persero), efektif sejak 11 Februari 2026.
Perpindahan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat sinergi antara kebijakan publik dan investasi. Dalam peran barunya, Masyita akan berfokus pada pengembangan strategi ekonomi berkelanjutan dan penguatan posisi ESG (Environmental, Social, Governance) dalam investasi.
- Peran Masyita Selama di Kemenkeu
Selama menjabat sebagai Dirjen SPSK, Masyita memimpin sejumlah agenda penting. Di antaranya penguatan kerangka stabilitas sistem keuangan, pendalaman pasar keuangan domestik, serta harmonisasi kebijakan dalam kerangka UU P2SK.
Kontribusinya dianggap membantu mempercepat reformasi sektor keuangan nasional. Termasuk dalam hal memperkuat pengawasan lembaga keuangan dan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang lebih inklusif.
- Komitmen Kemenkeu terhadap Kepemimpinan yang Berkelanjutan
Alih tugas Masyita mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan. Seluruh proses transisi dilakukan secara tertib dan sesuai prinsip tata kelola yang baik.
Kemenkeu menegaskan bahwa pergantian ini tidak mengganggu stabilitas operasional. Malah, diharapkan dapat membuka ruang bagi pemimpin baru untuk membawa visi segar dalam pengembangan sektor keuangan ke depannya.
Struktur Eselon I Kementerian Keuangan
Berikut daftar lengkap pejabat eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan yang akan dilantik:
Pejabat Eselon I Kemenkeu
| No | Nama | Jabatan |
|---|---|---|
| 1 | Heru Pambudi | Sekretaris Jenderal |
| 2 | Awan Nurmawan Nuh | Inspektur Jenderal |
| 3 | Bimo Wijayanto | Direktur Jenderal Pajak |
| 4 | Luky Alfirman | Direktur Jenderal Anggaran |
| 5 | Djaka Budhi Utama | Direktur Jenderal Bea dan Cukai |
| 6 | Rionald Silaban | Direktur Jenderal Kekayaan Negara |
| 7 | Astera Primanto Bhakti | Direktur Jenderal Perbendaharaan |
| 8 | Askolani | Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan |
| 9 | Suminto | Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko |
| 10 | Febrio Nathan Kacaribu | Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal |
| 11 | Suryo Utomo | Kepala Badan Teknologi, Informasi, dan Intelijen Keuangan |
| 12 | Andin Hadiyanto | Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan |
| 13 | Iwan Djuniardi | Staf Ahli Bidang Peraturan dan Penegakan Hukum Pajak |
| 14 | Yon Arsal | Staf Ahli Bidang Kepatuhan Pajak |
| 15 | Nufransa Wirasakti | Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak |
| 16 | Dwi Teguh Wibowo | Staf Ahli Bidang Penerimaan |
| 17 | M. Agus Rofiudin | Staf Ahli Bidang PNBP |
| 18 | Sudarto | Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara |
| 19 | Parjiono | Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional |
| 20 | Arief Wibisono | Staf Ahli Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal |
| 21 | Rina Widiyani Wahyuningdyah | Staf Ahli Bidang Hukum dan Hubungan Kelembagaan |
Harapan Baru Setelah Pelantikan
Pelantikan pejabat eselon I ini menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur kepemimpinan Kemenkeu. Dengan komposisi yang baru, diharapkan sinergi antar unit kerja bisa lebih maksimal.
Khususnya dalam menghadapi tantangan sektor keuangan yang semakin kompleks. Termasuk adaptasi terhadap teknologi, pengelolaan risiko, dan penguatan sistem keuangan berkelanjutan.
Penutup
Pelantikan pejabat eselon I oleh Menteri Purbaya hari ini menjadi langkah strategis dalam menjaga momentum reformasi sektor keuangan. Dengan kepemimpinan yang segar, diharapkan kinerja Kemenkeu semakin optimal dalam mendukung stabilitas ekonomi nasional.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat terkini hingga tanggal publikasi. Struktur kepengurusan dan nama pejabat dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah.
Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.












