Multifinance

Emas 24 Karat Capai Rekor Baru Rp2.715.000 per Gram pada 2 Maret 2026, Apakah Ini Tanda Awal Kenaikan Harga Emas Selanjutnya?

Bintang Fatih Wibawa
×

Emas 24 Karat Capai Rekor Baru Rp2.715.000 per Gram pada 2 Maret 2026, Apakah Ini Tanda Awal Kenaikan Harga Emas Selanjutnya?

Sebarkan artikel ini
Emas 24 Karat Capai Rekor Baru Rp2.715.000 per Gram pada 2 Maret 2026, Apakah Ini Tanda Awal Kenaikan Harga Emas Selanjutnya?

Harga emas perhiasan 24 karat hari ini, 2 Maret 2026, mencatatkan lonjakan tajam yang menarik perhatian banyak kalangan. Lonjakan ini tidak datang dari kehampaan, melainkan dipicu oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya akibat serangan militer Israel dan Amerika Serikat ke Iran beberapa hari sebelumnya.

Investor dan kolektor emas pun mulai waspada. Pasalnya, fluktuasi harga emas kerap kali menjadi indikator sentimen pasar terhadap situasi global. Kenaikan ini juga memengaruhi harga emas perhiasan di pasar lokal, terutama yang beredar di toko-toko besar seperti Raja Emas dan Lakuemas.

Harga Emas Perhiasan di Pasar Lokal

Perubahan harga emas dunia langsung berefek pada harga jual emas perhiasan di dalam negeri. Pagi ini, emas perhiasan dengan kadar 24 karat dan kemurnian 99,9 persen di toko Raja Emas mencapai Rp2.715.000 per gram. Angka ini naik cukup signifikan dibanding hari-hari sebelumnya.

Sementara itu, Lakuemas menawarkan emas perhiasan 24 karat dengan kemurnian 99 persen seharga Rp2.631.000 per gram. Meski sedikit lebih murah, perbedaan ini tetap menunjukkan tren kenaikan yang konsisten di seluruh pasar.

1. Harga Emas Raja Emas

Toko Raja Emas mencatatkan harga tertinggi untuk emas perhiasan 24 karat hari ini. Dengan kemurnian 99,9 persen, harga emas mencapai:

  • Rp2.715.000 per gram untuk emas 24 karat
  • Rp497.000 per gram untuk emas 5 karat

2. Harga Emas Lakuemas

Di sisi lain, Lakuemas menawarkan harga sedikit lebih rendah dengan kualitas yang hampir setara:

  • Rp2.631.000 per gram untuk emas 24 karat dengan kemurnian 99 persen

Faktor Pemicu Lonjakan Harga Emas

Lonjakan harga emas perhiasan bukan muncul begitu saja. Ada beberapa faktor eksternal dan internal yang berkontribusi terhadap pergerakan harga ini.

Baca Juga:  Emas Antam 27 Februari 2026 Tetap di Rp3.039.000 per Gram, Apakah Ini Peluang Investasi Emas Terbaik?

1. Ketegangan Geopolitik Timur Tengah

Serangan militer Israel dan AS ke Iran pada akhir Februari 2026 memicu ketidakpastian global. Investor cenderung mencari aset aman seperti emas untuk melindungi nilai kekayaan mereka dari volatilitas pasar.

2. Pelemahan Mata Uang Global

Dolar AS yang sempat menguat kini mulai melemah akibat kebijakan moneter yang tidak pasti. Hal ini membuat emas, yang biasanya diperdagangkan dalam dolar, menjadi lebih menarik bagi investor internasional.

3. Inflasi dan Ketidakpastian Ekonomi

Lonjakan harga komoditas global dan ancaman resesi di beberapa negara maju turut mendorong permintaan terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai.

Perbandingan Harga Emas Perhiasan di Beberapa Toko

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah perbandingan harga emas perhiasan di dua toko besar:

Toko Kadar Emas Kemurnian Harga per Gram
Raja Emas 24 Karat 99,9% Rp2.715.000
Lakuemas 24 Karat 99% Rp2.631.000
Raja Emas 5 Karat Rp497.000

Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung fluktuasi pasar dan kebijakan toko.

Tips Investasi Emas di Tengah Lonjakan Harga

Menghadapi lonjakan harga emas, investor perlu strategi yang tepat agar tidak terjebak emosi pasar. Berikut beberapa pertimbangan penting:

1. Jangan Panik Beli

Meskipun harga sedang naik, bukan berarti semua investor harus langsung membeli. Penting untuk mengevaluasi tujuan investasi dan kapasitas finansial.

2. Pertimbangkan Alokasi Portofolio

Emas sebaiknya menjadi bagian dari portofolio yang terdiversifikasi, bukan satu-satunya instrumen investasi. Idealnya, alokasi emas tidak melebihi 10-15% dari total portofolio.

3. Gunakan Skema Beli Berkala

Metode ini membantu meratakan risiko fluktuasi harga. Dengan membeli emas secara rutin dalam jumlah kecil, investor bisa menghindari pembelian di harga puncak.

Baca Juga:  Emas Kian Mahal, Investor Gelisah!

4. Pilih Sumber Terpercaya

Pastikan membeli emas dari sumber resmi dan terpercaya untuk menghindari produk palsu atau berkualitas rendah.

Apakah Ini Waktunya Menjual Emas?

Bagi yang sudah memiliki emas, lonjakan harga ini bisa menjadi peluang untuk menjual sebagian atau seluruh kepingannya. Namun, keputusan ini sebaiknya tidak hanya berdasarkan harga saat ini.

1. Evaluasi Tujuan Investasi

Jika tujuan awal adalah lindung nilai jangka pendek, menjual saat harga tinggi bisa menjadi pilihan cerdas. Namun, jika tujuannya jangka panjang, menahan emas bisa memberikan keuntungan lebih besar di masa depan.

2. Perhatikan Biaya Transaksi

Jangan lupa mempertimbangkan biaya jual beli emas, seperti biaya administrasi atau selisih harga jual-beli. Ini bisa memengaruhi keuntungan bersih yang diperoleh.

Disclaimer

Harga emas sangat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar global dan faktor ekonomi makro. Data yang disajikan dalam artikel ini bersifat terbatas dan hanya berlaku pada tanggal 2 Maret 2026 pukul 06.30 WIB. Pembaca disarankan untuk selalu mengecek harga terkini sebelum melakukan transaksi.

Investasi emas juga mengandung risiko. Sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual, sebaiknya konsultasikan dengan penasihat keuangan profesional.

Bintang Fatih Wibawa
Reporter at anakhiv.id

Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.