Multifinance

Saham-Saham Ini Punya Potensi Cuan Kecil Tapi Pasti Hari Ini!

Popy Lestary
×

Saham-Saham Ini Punya Potensi Cuan Kecil Tapi Pasti Hari Ini!

Sebarkan artikel ini
Saham-Saham Ini Punya Potensi Cuan Kecil Tapi Pasti Hari Ini!

Perdagangan saham di pasar modal Tanah Air pagi ini terlihat cukup tertekan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung terpantau melemah sejak awal perdagangan Senin, 30 Maret 2026. Posisi awal IHSG berada di angka 7.020,532, namun dalam hitungan menit langsung turun hingga mencatatkan penurunan sebesar 123,731 poin atau sekitar 1,74 persen ke level 6.973,325.

Sebanyak 471 saham tercatat melemah di sesi pagi ini. Hanya 136 saham yang berhasil menguat, dan 126 saham lainnya stagnan. Total transaksi hingga pukul 09.31 WIB mencapai Rp3,124 triliun dengan volume perdagangan mencapai 6,052 miliar saham. Angka ini menunjukkan bahwa tekanan jual masih cukup tinggi di awal pekan.

Potensi IHSG Melemah di Tengah Sentimen Negatif Global

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menyampaikan bahwa IHSG berpotensi kembali tertekan sepanjang hari. Menurutnya, level support IHSG berada di kisaran 6.900 hingga 7.000, sementara resistance berada di 7.130 hingga 7.160. Ini menjadi titik penting yang perlu diperhatikan oleh para investor.

Pekan lalu, IHSG juga sempat ditutup melemah sebesar 0,94 persen pada perdagangan Jumat, 27 Maret 2026. Sentimen negatif semakin diperparah dengan adanya net sell asing mencapai Rp1,89 triliun. Saham-saham yang paling banyak dibuang oleh investor asing antara lain BBCA, BBRI, BBNI, BMRI, dan TLKM.

Sentimen pasar global juga tak mendukung. Indeks saham Wall Street pada Jumat lalu mengalami penurunan cukup dalam. Indeks Dow Jones turun 1,73 persen, S&P 500 melemah 1,67 persen, dan Nasdaq Composite anjlok 2,15 persen. Kondisi ini berimbas pada performa pasar saham Asia, termasuk Indonesia.

Pasar Asia Tertekan Akibat Sentimen Global dan Gejolak Energi

Di Asia, sentimen juga bervariasi. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,4 persen, sedangkan Topix naik tipis 0,2 persen. Indeks Kospi Korea Selatan melemah 0,4 persen, tapi Kosdaq justru menguat 0,4 persen. Di Tiongkok, indeks saham unggulan naik 0,6 persen, Hang Seng Hong Kong naik 0,4 persen, dan S&P/ASX 200 Australia turun 0,11 persen.

Baca Juga:  Bursa Saham Asia Anjlok! Ini Dia Ultimatum Trump yang Mengguncang Pasar Keuangan Dunia

Gejolak energi global akibat ketegangan di Timur Tengah turut memengaruhi kenaikan biaya pinjaman. Ini menambah tekanan pada pasar saham global, termasuk pasar lokal yang rentan terhadap sentimen eksternal.

Rekomendasi Saham untuk Trading Hari Ini

Meski kondisi pasar terlihat tertekan, tetap ada peluang yang bisa dimanfaatkan oleh investor jangka pendek atau trader. Beberapa saham berikut ini menjadi rekomendasi sebagai pilihan trading hari ini, dengan strategi dan target yang telah dirancang oleh analis profesional.

1. HRTA (Hartadinata Abadi)

Saham ini bisa menjadi pilihan untuk strategi spec buy. Area beli yang disarankan berada di kisaran Rp2.350 hingga Rp2.390. Jika harga turun di bawah Rp2.330, maka sebaiknya cutloss. Target jangka pendek berada di Rp2.430 hingga Rp2.450.

2. BUMI (Bumi Resources)

Strategi yang bisa diterapkan adalah buy on weakness. Area beli berada di Rp206 hingga Rp210. Cutloss jika harga turun di bawah Rp204. Target dekat berada di kisaran Rp218 hingga Rp224.

3. INET (Indoritel Nusantara Jaya)

Saham ini bisa dipertimbangkan jika berhasil break di atas level Rp266. Target harga berada di kisaran Rp274 hingga Rp280. Jika harga turun di bawah Rp258, maka cutloss menjadi pilihan yang bijak.

4. MEDC (Medco Energi Internasional)

Strategi buy on weakness juga cocok untuk saham ini. Area beli berada di Rp1.820 hingga Rp1.840. Cutloss jika harga turun di bawah Rp1.810. Target jangka pendek berada di Rp1.860 hingga Rp1.910.

5. MBMA (Mitra Bumiperkasa Indonesia)

Saham ini bisa menjadi pilihan spec buy. Area beli berada di kisaran Rp665. Cutloss jika harga turun di bawah Rp660. Target dekat berada di Rp690 hingga Rp730.

Baca Juga:  Harga Minyak Dunia Melonjak, Ini Dampaknya bagi Perekonomian Indonesia dan Jadwal Baru BCA!

6. EMAS (Tambang Emas Toba Baru)

Strategi spec buy juga cocok untuk saham EMAS. Area beli berada di kisaran Rp8.300 hingga Rp8.500. Cutloss jika harga turun di bawah Rp8.300. Target jangka pendek berada di Rp8.675 hingga Rp8.975.

Disclaimer

Perlu diingat bahwa data dan rekomendasi di atas bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi pasar. Keputusan investasi sebaiknya selalu didasari oleh analisis mandiri dan pertimbangan risiko yang matang. Pasar modal memiliki risiko tinggi, dan kerugian bisa terjadi sewaktu-waktu.

Popy Lestary
Reporter at anakhiv.id

Popy Lestary merupakan jurnalis keuangan dan kreator konten yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya mencakup perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Popy berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan bermanfaat bagi pembaca dari semua kalangan.