Harga emas di Pegadaian kembali naik. Tren ini mencakup dua produk unggulan mereka, yakni emas UBS dan Galeri 24. Bagi yang rutin memantau investasi emas, lonjakan harga ini tentu jadi kabar penting. Kenaikan terjadi di semua varian berat, dari yang paling kecil hingga yang paling besar.
Pergerakan harga ini mencerminkan dinamika pasar logam mulia secara global. Faktor ekonomi makro, termasuk inflasi dan kebijakan moneter bank sentral, turut memengaruhi nilai jual emas lokal. Bagi calon pembeli atau investor, informasi harga terkini sangat penting untuk menentukan waktu terbaik membeli.
Harga Emas UBS di Pegadaian Naik Lagi
Emas UBS adalah salah satu produk andalan Pegadaian. Produk ini populer karena kualitasnya yang terjamin dan likuiditasnya yang tinggi. Harga emas UBS mengalami penyesuaian ke atas di semua gramasi.
Perubahan harga ini biasa terjadi setiap hari. Investor atau pembeli biasa perlu selalu cek update terbaru agar tidak kecolongan harga yang sedang menguntungkan.
1. Harga Emas UBS Berdasarkan Gramasi
Berikut adalah daftar harga emas UBS per 29 Maret 2026:
| Gramasi | Harga Jual (Rp) |
|---|---|
| 0,5 gram | 1.531.000 |
| 1 gram | 2.832.000 |
| 2 gram | 5.621.000 |
| 5 gram | 13.887.000 |
| 10 gram | 27.628.000 |
| 25 gram | 68.935.000 |
| 50 gram | 137.587.000 |
| 100 gram | 275.066.000 |
| 250 gram | 687.462.000 |
| 500 gram | 1.373.000.000 |
Disclaimer: Harga di atas dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Selalu pastikan informasi terbaru di situs resmi Pegadaian.
Galeri 24 Juga Ikut Naik, Simak Daftarnya
Selain UBS, Pegadaian juga menawarkan emas Galeri 24. Produk ini memiliki desain yang lebih artistik dan cocok untuk koleksi atau hadiah. Meski lebih bernuansa estetika, harganya tetap mengikuti pergerakan pasar logam mulia.
Galeri 24 juga mengalami kenaikan harga di semua varian. Bagi yang ingin membeli sebagai investasi jangka panjang, memantau pergerakan harga sangat penting.
2. Harga Emas Galeri 24 Berdasarkan Gramasi
Berikut adalah daftar harga emas Galeri 24 per 29 Maret 2026:
| Gramasi | Harga Jual (Rp) |
|---|---|
| 0,5 gram | 1.479.000 |
| 1 gram | 2.818.000 |
| 2 gram | 5.569.000 |
| 5 gram | 13.821.000 |
| 10 gram | 27.567.000 |
| 25 gram | 68.545.000 |
| 50 gram | 136.983.000 |
| 100 gram | 273.829.000 |
| 250 gram | 682.891.000 |
| 500 gram | 1.365.000.000 |
| 1.000 gram | 2.731.000.000 |
Disclaimer: Harga bisa berubah sewaktu-waktu. Untuk informasi terkini, silakan kunjungi situs resmi Pegadaian.
Apa yang Mempengaruhi Kenaikan Harga Emas?
Kenaikan harga emas di Pegadaian tidak terjadi begitu saja. Ada beberapa faktor yang memengaruhi pergerakan ini.
1. Harga Emas Dunia
Harga emas lokal sangat dipengaruhi oleh harga emas internasional. Jika harga global naik, maka harga di pasar domestik juga cenderung mengikuti.
2. Nilai Tukar Rupiah
Rupiah yang melemah terhadap dolar AS bisa membuat harga emas di Tanah Air naik. Karena emas diperdagangkan dalam dolar, maka saat rupiah melemah, dibutuhkan lebih banyak rupiah untuk membeli satu unit emas.
3. Inflasi dan Kebijakan Moneter
Inflasi yang tinggi sering kali membuat investor beralih ke emas sebagai instrumen aman. Ini bisa mendorong permintaan dan pada akhirnya menaikkan harga.
Tips Membeli Emas di Pegadaian
Membeli emas di Pegadaian cukup mudah. Tapi agar lebih efektif, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
1. Pilih Produk yang Sesuai
UBS lebih cocok untuk investasi jangka panjang karena likuiditasnya tinggi. Sementara Galeri 24 lebih pas untuk koleksi atau hadiah karena desainnya yang menarik.
2. Cek Harga Setiap Hari
Harga emas bisa berubah setiap hari. Untuk mendapatkan harga terbaik, selalu cek update terbaru di situs resmi Pegadaian.
3. Beli Sesuai Budget
Tidak perlu menunggu jumlah tertentu. Mulai dari 0,5 gram pun bisa. Yang penting konsisten dan sesuai dengan kemampuan finansial.
Kenapa Emas Masih Jadi Pilihan Investasi Utama?
Emas dikenal sebagai instrumen investasi yang stabil. Meski tidak memberikan dividen, emas bisa memberikan keuntungan dari selisih harga beli dan jual.
Keunggulan Emas
- Nilainya cenderung stabil di tengah gejolak ekonomi
- Mudah disimpan dan tidak memerlukan biaya tambahan
- Likuiditas tinggi, bisa dijual kapan saja
Risiko yang Perlu Diwaspadai
- Harga bisa turun, terutama dalam kondisi pasar yang tidak stabil
- Tidak menghasilkan pendapatan pasif seperti saham atau reksa dana
Kapan Waktu Terbaik Membeli Emas?
Tidak ada waktu pasti untuk membeli emas. Tapi beberapa kondisi bisa menjadi peluang baik.
1. Saat Inflasi Tinggi
Emas sering dijadikan pelindung nilai saat daya beli menurun. Membeli emas saat inflasi tinggi bisa menjadi langkah cerdas.
2. Saat Rupiah Melemah
Jika nilai tukar rupiah sedang melemah, harga emas cenderung naik. Ini bisa jadi peluang untuk membeli sebelum harga naik lebih jauh.
3. Saat Harga Sedang Turun
Membeli saat harga sedang turun bisa memberikan keuntungan di masa depan saat harga kembali naik.
Kesimpulan
Harga emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian memang sedang naik. Tapi ini bukan berarti bukan saat yang tepat untuk membeli. Yang penting adalah memahami kondisi pasar dan membeli sesuai tujuan, apakah untuk investasi jangka panjang atau sekadar koleksi.
Investasi emas tidak harus mahal. Dengan memulai dari gramasi kecil dan konsisten, nilai investasi bisa terus bertambah seiring waktu. Yang terpenting, selalu cek harga terbaru dan pahami kondisi pasar sebelum memutuskan untuk membeli.
Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.












