Musim mudik Lebaran 2026 semakin dekat, dan PT Hutama Karya (Persero) sudah mulai mempersiapkan diri. Salah satu langkah awal yang diambil adalah menggelar Apel Siaga Mudik di Rest Area KM 397 Jalur B Tol Palembang-Betung (Paltung). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh layanan jalan tol yang dikelola berjalan optimal selama arus mudik dan balik Lebaran.
Apel ini juga menjadi ajang untuk memperkuat koordinasi antara berbagai pihak terkait, seperti kepolisian, dinas perhubungan, BPBD, dan pemerintah daerah. Tujuannya jelas: menciptakan perjalanan yang aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan tol.
Kesiapan Operasional Menjelang Mudik Lebaran
Sebagai perusahaan yang mengelola sejumlah besar ruas jalan tol di Indonesia, Hutama Karya punya tanggung jawab besar menjelang musim mudik. Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, menyampaikan bahwa kegiatan apel siaga ini merupakan langkah awal dalam memperkuat kesiapan operasional.
Iwan juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi agar pelayanan tol tetap optimal. Dengan proyeksi peningkatan trafik sebesar 47,67 persen dibandingkan kondisi normal di Jalan Tol Trans Sumatra, seluruh tim harus siap bekerja maksimal.
1. Pemeliharaan Rutin dan Berkala Telah Selesai
Menjelang Lebaran 2026, Hutama Karya telah menyelesaikan seluruh pekerjaan pemeliharaan rutin dan berkala di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) pada Selasa, 10 Maret 2026. Langkah ini penting untuk memastikan kondisi jalan dan fasilitas pendukung tetap prima selama arus mudik.
2. Penempatan Tim Siaga di Seluruh Ruas
Hutama Karya mengerahkan lebih dari 822 ribu kilometer ruas jalan tol untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran. Rinciannya mencakup:
| Jenis Ruas | Panjang (km) |
|---|---|
| Ruas operasi bertarif | 692.854 |
| Ruas operasi belum bertarif | 52.200 |
| Ruas/seksi fungsional | 77.555 |
| Total | 822.609 |
Perusahaan juga mengelola total 14 ruas, yang terdiri dari:
- 12 ruas operasi bertarif
- 1 ruas operasi belum bertarif
- 2 ruas/seksi fungsional
Strategi Peningkatan Layanan Selama Lebaran
Menjelang Lebaran, kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama. Hutama Karya menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memastikan layanan tetap optimal selama periode mudik dan balik.
1. Peningkatan Sarana Keselamatan
Hutama Karya memastikan seluruh sarana keselamatan seperti rambu, marka jalan, dan lampu penerangan berada dalam kondisi terbaik. Ini penting untuk mengurangi risiko kecelakaan, terutama saat volume kendaraan meningkat tajam.
2. Pemanfaatan Teknologi ITS (Integrated Traffic System)
Teknologi menjadi salah satu pilar utama dalam manajemen lalu lintas. Dengan ITS, tim operasional bisa memantau kondisi lalu lintas secara real time dan merespons dengan cepat jika terjadi gangguan.
3. Penyediaan Rest Area yang Nyaman
Rest area yang nyaman dan bersih menjadi bagian penting dalam perjalanan jarak jauh. Hutama Karya memastikan seluruh rest area di sepanjang ruas tol yang dikelola menyediakan fasilitas lengkap, mulai dari toilet bersih, tempat makan, hingga area bermain anak.
4. Pengetatan Pengawasan Kendaraan ODOL
Kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) menjadi salah satu penyebab kemacetan dan risiko kecelakaan. Hutama Karya bersama instansi terkait melakukan pengetatan pengawasan dan penerapan putar balik kendaraan ODOL di pintu masuk tol.
5. Rekayasa Lalu Lintas dengan Holding System
Untuk menghindari kemacetan di ruas utama, diterapkan skema holding system di rest area. Sistem ini membatasi jumlah kendaraan yang masuk ke ruas tol utama secara bertahap, sehingga arus kendaraan tetap terjaga.
Imbauan untuk Pengguna Jalan Tol
Selain mempersiapkan infrastruktur dan operasional, Hutama Karya juga memberikan sejumlah imbauan penting bagi pengguna jalan tol. Tujuannya agar perjalanan selama Lebaran berjalan aman dan nyaman.
1. Pastikan Saldo e-Toll Mencukupi
Salah satu hal yang sering terlupakan adalah saldo kartu elektronik yang tidak mencukupi. Pengguna diminta untuk memastikan saldo e-money atau e-toll cukup sebelum memasuki ruas tol.
2. Gunakan Satu Kartu untuk Satu Kendaraan
Penggunaan satu kartu untuk satu kendaraan sangat penting untuk menghindari gangguan di gerbang tol. Kesalahan ini sering menyebabkan antrean panjang dan keterlambatan perjalanan.
3. Patuhi Batas Kecepatan
Kecepatan berlebihan adalah penyebab utama kecelakaan di jalan tol. Iwan Hermawan mengingatkan agar semua pengguna mematuhi batas kecepatan yang berlaku.
4. Istirahat Secukupnya
Lelah saat mengemudi bisa berujung pada kecelakaan. Hutama Karya menyarankan agar pengguna jalan beristirahat di rest area terdekat jika merasa lelah atau mengantuk.
5. Akses Informasi Melalui Call Center
Untuk informasi darurat atau kondisi terkini di lapangan, pengguna bisa langsung menghubungi call center masing-masing ruas tol atau mengakses kanal resmi Hutama Karya.
Komitmen Hutama Karya pada Keselamatan dan Kenyamanan
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Hutama Karya menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan jalan tol yang andal. Apel Siaga Mudik Lebaran 2026 bukan sekadar bentuk kesiapan, tapi juga ajakan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi demi keselamatan bersama.
Menjelang Lebaran, semua pihak diharapkan bisa saling mendukung agar perjalanan mudik dan balik berjalan lancar. Dengan begitu, momen Lebaran bisa benar-benar dinikmati dengan tenang dan penuh kebahagiaan.
Disclaimer: Data dan angka yang disebutkan dalam artikel ini bersifat estimasi berdasarkan informasi resmi perusahaan per 13 Maret 2026. Angka dan kondisi bisa berubah sewaktu-waktu tergantung situasi lapangan dan kebijakan terkait.
Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.












