Ilustrasi sekolah rakyat. Foto: dok Metrotvnews.com
Lembaga Administrasi Negara (LAN) kembali menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kebijakan strategis nasional, salah satunya melalui partisipasi aktif dalam Program Sekolah Rakyat. Program ini merupakan salah satu agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat, terutama di kalangan yang kurang mampu.
Kunjungan kerja Menteri Sosial Saifullah Yusuf ke kawasan LAN Pejompongan, Jakarta, menjadi momentum penting dalam persiapan pelaksanaan program tersebut. Dalam kesempatan itu, Kepala LAN Muhammad Taufiq menyambut baik kedatangan Mensos dan menyatakan siap mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat di area yang direncanakan sebagai titik awal program.
Persiapan dan Potensi Lokasi Sekolah Rakyat
Peninjauan lokasi oleh Mensos Saifullah Yusuf di LAN Pejompongan menjadi langkah awal dalam merancang pelaksanaan program. Lokasi ini dipilih karena dinilai memiliki potensi sebagai pusat pendidikan terpadu yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
-
Potensi Lokasi
Kawasan LAN Pejompongan memiliki infrastruktur yang memadai dan aksesibilitas yang baik. Fasilitas yang tersedia saat ini sudah cukup representatif untuk mendukung program pendidikan rintisan. -
Kesiapan Teknis
LAN menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum, guna memastikan kesiapan teknis dan operasional sebelum peluncuran. -
Sinergi Lintas Sektor
Kolaborasi antarlembaga menjadi kunci utama dalam mempercepat realisasi program. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan target pelaksanaan program dapat tercapai sesuai jadwal.
Tahapan Pelaksanaan Program Sekolah Rakyat
Program Sekolah Rakyat diluncurkan sebagai bagian dari kebijakan nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dengan fokus awal pada jenjang SMA.
-
Tahap Awal: Penyelenggaraan Rintisan
Pada tahap awal, program ini difokuskan pada jenjang SMA dengan target pendirian sekitar 50 sekolah rintisan. Lokasi pertama direncanakan di area LAN Pejompongan. -
Perluasan Cakupan
Setelah tahap awal berjalan, pengembangan akan ditingkatkan secara bertahap. Perluasan cakupan akan disesuaikan dengan kesiapan sarana dan prasarana serta permintaan dari daerah. -
Kesiapan Sarana dan Prasarana
Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum, Wida Nurfaida, menyatakan bahwa fasilitas di lokasi sudah cukup baik. Namun, beberapa perbaikan masih diperlukan agar siap digunakan secara maksimal.
Fokus pada Pendidikan Menengah Atas
Penyelenggaraan Sekolah Rakyat dimulai dari jenjang SMA karena dianggap sebagai level kritis dalam membentuk karakter dan keterampilan siswa menjelang memasuki dunia kerja.
-
Target Awal
Program ini menargetkan pendirian sekitar 50 sekolah rintisan pada tahap awal. Sekolah-sekolah ini akan tersebar di wilayah strategis dengan kebutuhan pendidikan tinggi yang belum terpenuhi secara maksimal. -
Kurikulum dan Metode Pengajaran
Kurikulum yang diterapkan akan mengacu pada standar nasional pendidikan, namun tetap fleksibel untuk menyesuaikan kebutuhan lokal. Metode pengajaran juga akan mengedepankan pendekatan praktis dan berbasis keterampilan. -
Keterlibatan Masyarakat
Masyarakat sekitar akan dilibatkan secara aktif dalam proses penyelenggaraan, baik dari segi dukungan fasilitas maupun partisipasi tenaga pendidik.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Keberhasilan Program Sekolah Rakyat sangat bergantung pada dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah pusat, daerah, maupun masyarakat.
-
Peran LAN
LAN berperan sebagai penyedia lokasi dan fasilitas pendukung. Selain itu, lembaga ini juga membantu dalam pengembangan sistem administrasi dan manajemen sekolah. -
Kementerian Sosial
Kementerian Sosial berperan dalam identifikasi sasaran program, khususnya kelompok masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan lebih luas. -
Kementerian Pekerjaan Umum
Kementerian Pekerjaan Umum membantu dalam penyediaan dan pemeliharaan sarana serta prasarana pendidikan di lokasi yang telah ditentukan.
Jadwal Perkembangan Program
| Tahap | Kegiatan | Target Waktu |
|---|---|---|
| 1 | Peninjauan lokasi dan persiapan awal | April 2026 |
| 2 | Pembangunan dan perbaikan infrastruktur | Mei – Juni 2026 |
| 3 | Rekrutmen tenaga pendidik dan persiapan kurikulum | Juli 2026 |
| 4 | Peluncuran sekolah rintisan pertama | Agustus 2026 |
Harapan dan Tantangan
Program Sekolah Rakyat membawa harapan besar dalam memperluas akses pendidikan di Indonesia. Namun, tantangan seperti keterbatasan anggaran, kesiapan sumber daya manusia, dan koordinasi antarlembaga tetap harus dikelola dengan baik agar program ini dapat berjalan optimal.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat terbatas dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada perkembangan kebijakan dan kondisi lapangan. Data dan jadwal yang disebutkan merupakan hasil peninjauan awal dan belum bersifat final.
Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.












