Menjelang Idulfitri 1447 H, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) 2026. Angka itu mencakup berbagai kelompok, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, hingga pensiunan. Untuk pensiunan sendiri, alokasi anggaran THR mencapai Rp12,7 triliun yang ditujukan bagi sekitar 3,8 juta penerima.
Pencairan THR bagi pensiunan sudah mulai berjalan sejak akhir Februari lalu. Yang menarik, proses pencairannya tidak lagi terpusat di bank atau kantor pos. Kini, pensiunan bisa mengecek status THR secara mandiri lewat layanan digital. Tidak perlu repot datang ke bank, semua bisa dilakukan dari rumah.
Cara Cek THR Pensiunan 2026 Secara Online
Seiring dengan perkembangan teknologi, Badan Pembayaran Pensiun (Taspen) telah menyediakan layanan digital yang memudahkan pensiunan memantau penyaluran THR. Ada dua cara utama yang bisa digunakan, baik melalui situs web maupun aplikasi mobile.
1. Melalui Laman TOOS (Taspen One Hour Online Service)
Langkah pertama adalah mengakses situs resmi Taspen di https://tos.taspen.co.id. Setelah itu, lakukan login menggunakan Nomor Pensiun (NOTAS) atau Nomor Induk Pegawai (NIP). Selanjutnya, pilih menu “Estimasi Manfaat” atau “Pembayaran Bulan Ini”. Jika THR sudah cair, maka akan muncul rincian THR yang terpisah dari gaji bulanan.
2. Melalui Aplikasi Taspen Mobile
Bagi yang lebih nyaman menggunakan ponsel, aplikasi Taspen Mobile bisa diunduh di Google Play Store atau App Store. Setelah login dengan akun terdaftar, buka menu “Riwayat Pembayaran” atau “Rincian Gaji”. Di sana, akan terlihat apakah THR sudah masuk atau belum. Biasanya, THR akan muncul sebagai pembayaran terpisah dari gaji rutin.
Besaran THR Pensiunan PNS 2026
Besar THR yang diterima pensiunan PNS mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2024 tentang pensiun pokok. Berikut adalah rincian pensiun pokok berdasarkan golongan:
| Golongan | Jabatan | Rentang THR Pokok |
|---|---|---|
| I | Juru | Rp1.748.100 – Rp2.256.700 |
| II | Pengatur | Rp1.748.100 – Rp3.208.800 |
| III | Penata | Rp1.748.100 – Rp4.029.536 |
| IV | Pembina | Rp1.748.100 – Rp4.957.100 |
Besaran ini hanya sebagai acuan dasar. THR yang diterima bisa lebih tinggi tergantung komponen tambahan yang berlaku.
Komponen THR Pensiunan 2026
THR pensiunan tidak hanya terdiri dari pensiun pokok. Ada beberapa komponen tambahan yang juga disertakan, berdasarkan PP Nomor 21 Tahun 2025. Berikut rinciannya:
- Pensiun pokok
- Tunjangan keluarga
- Tunjangan pangan
- Tunjangan penghasilan
Komponen ini bisa berbeda-beda tergantung masa pensiun dan status kepegawaian sebelumnya. Semakin lama masa pensiun, biasanya tunjangan yang diterima juga semakin lengkap.
Tips Aman Saat Mengecek THR
Dengan maraknya penipuan digital, penting untuk selalu waspada. Taspen tidak pernah meminta data sensitif seperti password atau PIN melalui email atau SMS. Hati-hati terhadap pihak yang mengaku dari Taspen dan meminta informasi pribadi.
Selain itu, pastikan hanya menggunakan situs dan aplikasi resmi. Jangan percaya pada tautan yang dikirimkan dari pihak tak dikenal. Selalu verifikasi kebenaran informasi melalui sumber resmi Taspen.
Jadwal Penyaluran THR Pensiunan 2026
Penyaluran THR dilakukan secara bertahap. Berikut jadwal umum yang berlaku:
| Tahap | Tanggal Penyaluran | Penerima |
|---|---|---|
| 1 | 26 Februari 2026 | Pensiunan golongan IV |
| 2 | 4 Maret 2026 | Pensiunan golongan III |
| 3 | 11 Maret 2026 | Pensiunan golongan II |
| 4 | 18 Maret 2026 | Pensiunan golongan I |
Jadwal ini bisa berubah tergantung kebijakan pemerintah. Disarankan untuk selalu memantau informasi resmi Taspen agar tidak ketinggalan.
Disclaimer
Informasi yang disajikan bersifat referensi dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Besaran THR, jadwal penyaluran, dan komponen tunjangan bisa disesuaikan dengan kebijakan pemerintah. Untuk informasi terkini dan akurat, selalu cek langsung melalui situs atau aplikasi resmi Taspen.
THR tahun ini tetap menjadi momen penting bagi pensiunan untuk menambah penghasilan menjelang lebaran. Dengan layanan digital yang semakin memadai, proses pengecekan dan pencairan THR kini jauh lebih mudah dan transparan. Tinggal bagaimana kita memanfaatkannya dengan bijak dan tetap waspada terhadap segala bentuk penipuan.
Ryando Putra Jameni merupakan jurnalis dan editor konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Ryando berkomitmen menghadirkan informasi keuangan yang akurat, terpercaya, dan bermanfaat bagi masyarakat.












