Ilustrasi. Foto: Freepik.
Gerakan baru dalam dunia keuangan syariah mulai mengambil peran penting dalam menarik perhatian generasi muda. PT Bank Nano Syariah baru-baru ini meluncurkan inisiatif bernama Generasi Syariah. Gerakan ini bukan sekadar kampanye branding, tapi langkah nyata untuk membangun pemahaman dan pemanfaatan prinsip syariah dalam kehidupan sehari-hari.
Langkah ini diambil karena meskipun pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah terus meningkat, pemanfaatannya dalam aktivitas finansial harian masih belum seimbang. Targetnya jelas: menggaet anak muda agar lebih sadar akan pentingnya literasi dan inklusi keuangan berbasis syariah.
Mendorong Gaya Hidup Syariah yang Modern
Soejanto, Direktur Corporate Banking Nanobank Syariah, menjelaskan bahwa Generasi Syariah bukan sekadar label keagamaan. Ini adalah sebuah gerakan yang ingin menunjukkan bahwa syariah bisa menjadi bagian dari gaya hidup modern yang lebih bermakna.
-
Mengubah Pandangan terhadap Syariah
Banyak orang masih menganggap syariah sebagai sistem yang kaku dan tidak relevan dengan kehidupan modern. Padahal, prinsip syariah bisa menjadi kompas dalam pengambilan keputusan finansial yang lebih bijak dan berdampak positif. -
Menjadikan Syariah sebagai Gaya Hidup
Gerakan ini ingin menunjukkan bahwa menjalani hidup dengan prinsip syariah bukan soal membatasi diri, tapi justru memberikan arah yang lebih jelas dalam bertransaksi dan mengelola keuangan.
Dorongan Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial
Nanobank Syariah tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis. Mereka juga menekankan pentingnya kontribusi sosial sebagai bagian dari keberlanjutan perusahaan.
-
Zakat dan Infaq sebagai Komitmen Sosial
Perusahaan berkomitmen untuk menyalurkan zakat penghasilan serta infaq karyawan melalui BAZNAS. Ini adalah bentuk nyata bahwa pertumbuhan bisnis harus sejalan dengan manfaat sosial. -
Donasi dan Kolaborasi dengan BAZNAS
Dalam peluncuran Gerakan Generasi Syariah, Nanobank juga menyalurkan donasi melalui kerja sama dengan BAZNAS. Langkah ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada profit, tapi juga pada dampak sosial yang luas.
Inisiatif Digital untuk Meningkatkan Literasi
Generasi muda adalah pengguna digital yang tinggi. Oleh karena itu, Nanobank Syariah mengembangkan berbagai inisiatif digital untuk menjangkau mereka secara efektif.
-
Kampanye Digital yang Relevan
Melalui media sosial dan platform digital, bank ini menyebarkan konten edukatif yang mudah dipahami dan menarik bagi kalangan muda. -
Podcast Edukasi ‘Obrolan Abu-Abu’
Podcast ini hadir sebagai wadah diskusi santai seputar keuangan syariah. Topiknya dirancang agar relevan dengan kehidupan sehari-hari anak muda. -
Pengembangan Komunitas
Nanobank juga membangun komunitas yang mendorong kolaborasi positif di kalangan generasi muda. Tujuannya agar mereka bisa saling belajar dan berbagi pengalaman seputar keuangan syariah.
Layanan Perbankan yang Mendukung Gaya Hidup Syariah
Selain kampanye dan edukasi, Nanobank Syariah juga mengembangkan layanan perbankan yang sesuai dengan gaya hidup syariah yang modern dan praktis.
-
Auto Donation
Fitur ini memungkinkan nasabah untuk melakukan donasi secara otomatis. Ini memudahkan mereka yang ingin menjalankan ibadah dan berbagi tanpa ribet. -
Wakaf Tunai
Wakaf tidak lagi terbatas pada harta berwujud. Dengan wakaf tunai, nasabah bisa berkontribusi secara finansial untuk kegiatan sosial dan pembangunan umat. -
Perencanaan Ibadah Haji Digital
Platform digital Nanobank juga menyediakan fitur perencanaan ibadah haji. Ini membantu nasabah dalam mengatur keuangan untuk persiapan haji secara lebih terencana dan nyaman.
Perbandingan Layanan Keuangan Syariah vs Konvensional
| Aspek | Keuangan Syariah | Keuangan Konvensional |
|---|---|---|
| Dasar Transaksi | Berdasarkan prinsip keadilan dan risiko bersama | Berdasarkan bunga dan keuntungan finansial semata |
| Keberlanjutan | Menekankan manfaat sosial dan keberlanjutan | Fokus pada profit jangka pendek |
| Risiko | Dikelola secara kolaboratif | Risiko ditanggung nasabah/peminjam |
| Transparansi | Tinggi, sesuai prinsip syariah | Tergantung kebijakan institusi |
Tips Meningkatkan Literasi Keuangan Syariah
-
Ikuti Konten Edukatif
Manfaatkan podcast, artikel, dan media sosial yang menyajikan informasi keuangan syariah secara mudah dipahami. -
Bergabung dalam Komunitas
Komunitas bisa menjadi tempat belajar dan berbagi pengalaman. Banyak komunitas yang membahas pengelolaan keuangan syariah secara praktis. -
Gunakan Layanan Perbankan Syariah
Coba layanan perbankan syariah yang sudah tersedia. Ini adalah langkah awal untuk memahami bagaimana prinsip syariah diterapkan dalam transaksi sehari-hari. -
Ajak Teman dan Keluarga
Literasi meningkat lebih cepat jika dibagikan. Ajak orang terdekat untuk belajar bersama.
Syarat dan Ketentuan Program Generasi Syariah
-
Terbuka untuk Semua Kalangan
Program ini tidak dibatasi usia atau latar belakang. Siapa pun yang tertarik dengan gaya hidup syariah bisa ikut serta. -
Partisipasi Aktif dalam Inisiatif Digital
Peserta diharapkan aktif mengikuti kampanye digital, podcast, dan kegiatan komunitas yang diselenggarakan. -
Menggunakan Produk dan Layanan Nanobank Syariah
Untuk mendapatkan manfaat penuh dari program ini, peserta disarankan menggunakan layanan perbankan syariah.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu. Data dan program yang disebutkan merupakan kondisi pada Maret 2026. Pembaca disarankan untuk memverifikasi informasi terbaru langsung melalui sumber resmi Nanobank Syariah atau lembaga terkait.
Popy Lestary merupakan jurnalis keuangan dan kreator konten yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya mencakup perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Popy berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan bermanfaat bagi pembaca dari semua kalangan.












