Multifinance

Saham Ini Wajib Ada di Portofolio Anda Hari Ini!

Bintang Fatih Wibawa
×

Saham Ini Wajib Ada di Portofolio Anda Hari Ini!

Sebarkan artikel ini
Saham Ini Wajib Ada di Portofolio Anda Hari Ini!

Pergerakan pasar saham hari ini terlihat cukup bergejolak, terutama di awal perdagangan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung melemah seiring sentimen negatif dari bursa global, khususnya Wall Street yang juga terkoreksi. Investor tampak lebih berhati-hati, memicu aksi jual di berbagai saham unggulan. Meski begitu, sejumlah emiten masih menunjukkan potensi sebagai pilihan menarik untuk dikoleksi jangka pendek maupun menengah.

Situasi ini justru bisa menjadi peluang bagi investor yang siap memilih saham-saham berkualitas. Dengan strategi yang tepat, bukan mustahil bisa mendapat keuntungan meski di tengah tekanan pasar. Apalagi jika memilih saham dengan fundamental kuat dan prospek bisnis yang masih menjanjikan.

Potret IHSG dan Sentimen Pasar

Perdagangan di awal pekan ini membuka IHSG di level 7.115,451. Namun, tak butuh waktu lama bagi indeks untuk langsung terperosok. Sampai pukul 09.46 WIB, IHSG sudah terkoreksi hingga 183 poin atau sekitar 2,57%, menyentuh level 6.954. Mayoritas saham mengalami pelemahan, dengan 587 emiten yang turun, hanya 84 saham yang naik, dan 72 lainnya stagnan.

Total transaksi pun tercatat cukup besar, mencapai Rp4,102 triliun dengan volume perdagangan mencapai 10,577 miliar saham. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun pasar sedang tidak bersahabat, aktivitas perdagangan tetap tinggi, menandakan banyak investor yang mencari peluang di tengah volatilitas.

Faktor Pendorong Pelemahan IHSG

  1. Pelemahan Bursa Global
    Indeks Wall Street kembali terkoreksi pada akhir pekan lalu. S&P 500 turun 0,61%, Nasdaq 0,93%, dan Dow Jones 0,26%. Sentimen negatif ini berimbas ke pasar Asia, termasuk Indonesia.

  2. Lonjakan Harga Minyak Dunia
    Kenaikan harga minyak akibat ketegangan geopolitik, khususnya konflik Iran, memicu kekhawatiran akan inflasi global. Investor khawatir dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi dan laba perusahaan.

  3. Aksi Jual Asing yang Masih Tinggi
    Pada perdagangan sebelumnya, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp222 miliar. Saham seperti BMRI, BBNI, BBRI, GOTO, dan INDF menjadi sasaran utama mereka.

Baca Juga:  Saham AS Melonjak, Tapi Investor Tetap Waspada Amatiran Iran!

Rekomendasi Saham Layak Dikoleksi

Meski pasar sedang dalam tekanan, bukan berarti semua saham ikut terpuruk. Ada beberapa emiten yang masih menunjukkan performa menarik dan layak untuk dikoleksi. Berikut ini adalah 6 saham yang bisa jadi pilihan menarik hari ini.

1. ELSA (Elang Listrik Sejahtera)

Saham ini menawarkan peluang menarik dengan strategi buy on weakness. Area beli yang direkomendasikan berada di kisaran Rp690 hingga Rp710. Jika harga turun di bawah Rp690, maka cutloss menjadi pilihan bijak. Target jangka pendeknya berada di level Rp740 hingga Rp750.

2. BIPI (Bisnis Integrasi Teknologi)

Untuk investor yang suka dengan saham dengan potensi capital gain, BIPI bisa jadi pilihan. Area beli berada di Rp200 hingga Rp208, dengan cutloss di bawah Rp200. Target harga dekatnya ada di kisaran Rp216 hingga Rp220.

3. BULL (Buana Lintas Lautan)

BULL menawarkan potensi upside yang menarik. Area beli di kisaran Rp320 hingga Rp330, dengan cutloss di bawah Rp314. Target jangka pendeknya berada di level Rp340 hingga Rp350.

4. VKTR (VKTR Energy)

VKTR adalah salah satu saham energi yang tetap menunjukkan performa stabil. Strategi buy on weakness bisa diterapkan dengan area beli di Rp655 hingga Rp670. Cutloss di bawah Rp650, dan target harga berada di kisaran Rp690 hingga Rp715.

5. PTRO (Petrosea Tbk)

Sebagai perusahaan kontraktor minyak dan gas, PTRO tetap menjadi pilihan menarik di tengah fluktuasi harga energi global. Area beli berada di kisaran Rp4.400 hingga Rp4.500. Cutloss di bawah Rp4.400, dan target harga di level Rp4.620 hingga Rp4.700.

6. SOCI (Soechi Lines)

SOCI menawarkan potensi pertumbuhan yang cukup menjanjikan di sektor pelayaran. Area beli berada di kisaran Rp406 hingga Rp418. Cutloss di bawah Rp400, dan target harga berada di kisaran Rp420 hingga Rp428.

Baca Juga:  Apakah IHSG Akan Bangkit Setelah Anjlok 5,91% Minggu Ini?

Perbandingan Potensi Saham Rekomendasi

Saham Area Beli Cutloss Target Harga
ELSA Rp690 – Rp710 < Rp690 Rp740 – Rp750
BIPI Rp200 – Rp208 < Rp200 Rp216 – Rp220
BULL Rp320 – Rp330 < Rp314 Rp340 – Rp350
VKTR Rp655 – Rp670 < Rp650 Rp690 – Rp715
PTRO Rp4.400 – Rp4.500 < Rp4.400 Rp4.620 – Rp4.700
SOCI Rp406 – Rp418 < Rp400 Rp420 – Rp428

Tips Memilih Saham di Tengah Koreksi

Investasi saham di tengah tekanan pasar memang butuh strategi yang lebih hati-hati. Tapi bukan berarti tidak bisa menguntungkan. Yang penting adalah memilih saham dengan fundamental kuat dan prospek bisnis yang masih menjanjikan. Selain itu, penerapan strategi manajemen risiko seperti cutloss juga sangat penting agar kerugian tidak melebar.

Disclaimer

Data dan rekomendasi di atas bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar. Investor disarankan untuk selalu melakukan analisis mandiri dan mempertimbangkan kondisi keuangan pribadi sebelum mengambil keputusan investasi. Pasar saham memiliki risiko, termasuk risiko kehilangan modal.

Bintang Fatih Wibawa
Reporter at anakhiv.id

Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.