Musim mudik tahun ini bakal terasa berbeda bagi pengguna kendaraan listrik. Pasalnya, PLN telah menyiapkan sejumlah infrastruktur pengisian daya yang tersebar di sepanjang jalur Trans Jawa. Salah satunya adalah SPKLU Center yang berada di titik-titik strategis, termasuk rest area yang dilewati banyak pemudik.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen PLN dalam mendukung mobilitas masyarakat selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri 2026. Dengan adanya SPKLU Center, diharapkan perjalanan kendaraan listrik bisa lebih lancar, nyaman, dan tanpa khawatir kehabisan daya di tengah jalan.
Persiapan PLN untuk Musim Mudik 2026
1. Peninjauan SPKLU Center di Jalur Tengah Trans Jawa
Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, melakukan peninjauan langsung ke beberapa SPKLU Center di jalur mudik Tol Trans Jawa bagian Tengah. Dua lokasi yang dikunjungi antara lain Rest Area 275A Tegal dan Rest Area 343 Batang. Kedua titik ini menjadi bagian dari lima SPKLU Center yang telah disiapkan di Jawa Tengah.
Selain dua lokasi tersebut, SPKLU Center juga tersedia di Rest Area 319B Pemalang, SPKLU Center Krapyak Semarang, dan Rest Area 438A Bawen. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas berjalan dengan baik dan siap melayani masyarakat selama arus mudik.
2. Fasilitas yang Ditawarkan SPKLU Center
SPKLU Center bukan sekadar tempat pengisian daya. Infrastruktur ini dirancang dengan kapasitas besar dan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang. Misalnya saja cozy lounge untuk menunggu, posko bantuan, dan teknologi Ultra Fast Charging (UFC) yang bisa mengisi daya jauh lebih cepat.
Lokasi ini juga memiliki kapasitas parkir hingga 20 slot, memungkinkan banyak kendaraan mengisi daya secara bersamaan. Dengan begitu, antrean panjang di rest area bisa diminimalkan, terutama saat jam-jam puncak mudik.
3. Jumlah SPKLU yang Disiapkan Secara Nasional
PLN bersama mitra telah menyiapkan total 4.769 unit SPKLU yang tersebar di 3.097 lokasi di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 1.681 unit berada di jalur mudik Trans Sumatera–Jawa–Bali. Rata-rata jarak antar SPKLU hanya sekitar 22 kilometer, memastikan pengguna kendaraan listrik bisa menemukan titik pengisian dengan mudah.
Fokus di Wilayah Jawa Tengah
1. Penyebaran SPKLU di Jawa Tengah
Di wilayah Jawa Tengah, PLN telah menyiapkan 305 unit SPKLU yang tersebar di 192 lokasi. Semua unit ini telah melalui pengecekan dan pengujian menyeluruh agar bisa beroperasi optimal selama masa siaga Idulfitri. General Manager PLN UID Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, memastikan seluruh fasilitas siap digunakan.
2. Jenis dan Kapasitas SPKLU di Jalur Trans Jawa
Untuk jalur Trans Jawa khususnya di Jawa Tengah, PLN telah menyiagakan 79 unit SPKLU di 24 rest area. Pembagian jenis SPKLU sebagai berikut:
| Jenis Charging | Jumlah Unit |
|---|---|
| Ultra Fast Charging (UFC) | 5 unit |
| Fast Charging | 17 unit |
| Medium Charging | 29 unit |
| Standard Charging | 28 unit |
Dengan variasi jenis ini, pengguna bisa memilih sesuai kebutuhan kecepatan pengisian dan durasi berhenti.
3. Dukungan Personel dan SPKLU Mobile
Selain infrastruktur tetap, PLN juga menyiagakan 3.606 personel dan 2 unit SPKLU Mobile. Kehadiran tim ini bertujuan untuk mengantisipasi kebutuhan darurat pengguna kendaraan listrik selama perjalanan. Misalnya saja saat terjadi gangguan teknis atau kebutuhan pengisian di luar lokasi resmi.
Pengalaman Pengguna di Lapangan
Salah satu pengguna kendaraan listrik, Bintang, yang tengah melakukan pengisian daya di SPKLU Rest Area 343 Batang, memberikan apresiasi terhadap kesiapan fasilitas. Menurutnya, pengisian daya yang cepat dan fasilitas yang nyaman membuat perjalanan mudik lebih tenang.
“Pengisian dayanya cukup cepat dan fasilitasnya juga nyaman. Dengan adanya SPKLU Center seperti ini, perjalanan mudik menggunakan kendaraan listrik jadi lebih tenang karena titik pengisian dayanya semakin banyak dan cepat,” ucap Bintang.
Teknologi dan Aplikasi Pendukung
1. Integrasi dengan Aplikasi PLN Mobile
Seluruh SPKLU yang disiapkan PLN terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile. Dua fitur utama yang bisa dimanfaatkan adalah Trip Planner dan AntreEV. Melalui Trip Planner, pengguna bisa merencanakan rute perjalanan dan mengetahui lokasi SPKLU terdekat. Sementara AntreEV memungkinkan pemantauan antrean pengisian daya secara real-time.
2. Fitur Simultaneos Charger
SPKLU Center juga dilengkapi dengan teknologi simultaneos charger. Fitur ini memungkinkan satu alat mengisi dua kendaraan listrik sekaligus. Ini sangat membantu saat arus mudik padat dan permintaan pengisian daya meningkat tajam.
Kesimpulan
Dengan berbagai persiapan matang yang dilakukan PLN, khususnya di sepanjang jalur Trans Jawa, pengguna kendaraan listrik bisa lebih tenang saat mudik. Dari peningkatan jumlah SPKLU, penambahan fasilitas penunjang, hingga integrasi teknologi, semuanya dirancang untuk memberikan pengalaman terbaik selama perjalanan.
Namun, perlu diingat bahwa data dan jumlah unit bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebutuhan dan kondisi lapangan. Oleh karena itu, selalu pantau informasi terbaru melalui aplikasi PLN Mobile atau situs resmi untuk memastikan ketersediaan fasilitas selama perjalanan.
Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.












