Multifinance

Harga Bitcoin Tetap Kokoh Meskipun Mengalami Penurunan, Apakah Ini Tanda Kepercayaan Pasar?

Popy Lestary
×

Harga Bitcoin Tetap Kokoh Meskipun Mengalami Penurunan, Apakah Ini Tanda Kepercayaan Pasar?

Sebarkan artikel ini
Harga Bitcoin Tetap Kokoh Meskipun Mengalami Penurunan, Apakah Ini Tanda Kepercayaan Pasar?

Harga bitcoin sempat mencatat rekor baru di atas USD71 ribu, namun kini mulai mengalami koreksi. Meski begitu, aset digital ini masih cukup stabil dan bertahan di atas level psikologis penting, yaitu USD70 ribu. Dinamika ini terjadi di tengah situasi geopolitik yang cukup memanas, terutama di kawasan Timur Tengah.

Sentimen investor mulai berubah seiring lonjakan harga minyak mentah akibat ketegangan di kawasan tersebut. Ditambah lagi, isyarat dari bank sentral dunia yang cenderung menahan suku bunga lebih lama, membuat aset berisiko seperti kripto ikut terkena dampaknya. Meski demikian, banyak analis masih memandang level USD70 ribu sebagai zona aman untuk bitcoin jangka pendek.

Faktor yang Mempengaruhi Stabilitas Harga Bitcoin

1. Ketegangan Geopolitik di Timur Tengah

Ketegangan di Timur Tengah, khususnya antara Iran dan Israel, memicu lonjakan harga minyak mentah. Minyak Brent sempat menyentuh angka USD119 per barel. Lonjakan ini memicu penurunan selera risiko di pasar global, termasuk pasar kripto. Investor cenderung berpindah ke aset yang dianggap lebih aman, seperti obligasi atau emas.

2. Kebijakan Moneter Bank Sentral Dunia

Federal Reserve, Bank Sentral Eropa, dan Bank of England memilih untuk mempertahankan suku bunga utama mereka. Namun, mereka juga memberikan sinyal bahwa suku bunga bisa tetap tinggi lebih lama karena tekanan inflasi, terutama dari energi. Ini menunda harapan investor untuk penurunan suku bunga yang biasanya menguntungkan aset berisiko seperti kripto.

Pergerakan Harga Bitcoin dan Altcoin Terkini

Meski harga bitcoin turun dari puncaknya, performa aset ini masih tergolong stabil dibandingkan dengan beberapa altcoin lainnya. Berikut adalah rincian harga beberapa kripto utama:

Kripto Perubahan (%) Harga Terkini (USD)
Bitcoin (BTC) -0,59% 70.622,7
Ethereum (ETH) -0,54% 2.153,37
XRP -1,24% 1,4419
Solana (SOL) +0,16%
Cardano (ADA) -2,11%
Dogecoin (DOGE) -0,10%
Baca Juga:  Mengapa Pemerintah Berhasil Tekan Defisit APBN di Angka 3 Persen?

Catatan: Data di atas bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar.

Analisis Teknis dan Sentimen Pasar

3. Peran Level Psikologis USD70 Ribu

Level USD70 ribu menjadi titik penting bagi bitcoin. Jika harga mampu bertahan di atas level ini, maka tekanan jual bisa berkurang. Namun, jika level ini tembus ke bawah, maka bisa memicu aksi jual lebih besar lagi, terutama dari posisi leverage yang rentan.

4. Pergeseran Struktural di Pasar Kripto

Menurut Iliya Kalchev dari Nexo Dispatch, aktivitas on-chain saat ini menunjukkan penurunan. Volume transfer dan biaya transaksi turun signifikan. Ini menandakan bahwa perdagangan kripto semakin banyak terjadi di platform derivatif dan ETF, bukan di bursa spot langsung. Perubahan ini membuat harga lebih dipengaruhi oleh faktor makroekonomi daripada permintaan lokal.

Dampak Konflik Timur Tengah terhadap Aset Global

5. Lonjakan Harga Minyak Mentah

Serangan Israel ke ladang gas South Pars di Iran memicu lonjakan harga minyak. Iran pun membalas dengan menyerang infrastruktur energi negara tetangga. Ini memperlebar kekhawatiran investor terhadap gangguan pasokan energi global, terutama melalui Selat Hormuz.

6. Respons AS dan Sekutu

AS berencana mengerahkan ribuan pasukan ke kawasan Timur Tengah sebagai antisipasi eskalasi konflik. Di sisi lain, Menteri Keuangan AS menyatakan bahwa minyak Iran yang disanksi bisa saja dibiarkan masuk ke pasar global jika diperlukan. Ini sebagai upaya menjaga stabilitas harga energi.

Perubahan Sentimen Investor terhadap Aset Kripto

7. Penurunan Aktivitas Perdagangan

Data menunjukkan bahwa aktivitas perdagangan bitcoin dan altcoin sedang melambat. Volume transfer dan biaya transaksi turun hingga 30 persen. Ini menunjukkan bahwa investor sedang menahan diri, menunggu kejelasan situasi geopolitik dan kebijakan moneter.

Baca Juga:  Emas Global Anjlok Lagi, Apakah Ini Peluang Investasi Terbaik?

8. Migrasi ke ETF dan Derivatif

Investor kini lebih banyak menggunakan instrumen derivatif dan ETF kripto daripada membeli langsung aset digital. Ini adalah pergeseran struktural yang membuat harga lebih sensitif terhadap arus makro daripada sentimen lokal.

Perkiraan Jangka Pendek Harga Bitcoin

9. Potensi Stabilisasi di Level USD70 Ribu

Jika sentimen makro mulai membaik dan ketegangan di Timur Tengah mereda, bitcoin berpotensi stabil di atas USD70 ribu. Namun, jika situasi memburuk, level ini bisa saja dites ulang atau bahkan tembus ke bawah.

10. Pengaruh Kebijakan Makro terhadap Kripto

Kebijakan suku bunga dari bank sentral dunia akan terus menjadi faktor kunci. Investor akan terus memantau apakah ada tanda-tanda penurunan suku bunga di kuartal mendatang, yang biasanya memberikan dorongan positif bagi aset berisiko.

Disclaimer

Harga kripto sangat dinamis dan dipengaruhi oleh berbagai faktor makro dan geopolitik. Data yang disajikan dalam artikel ini bersifat terkini hingga tanggal publikasi dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Investasi dalam aset kripto mengandung risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh modal.

Popy Lestary
Reporter at anakhiv.id

Popy Lestary merupakan jurnalis keuangan dan kreator konten yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya mencakup perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Popy berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan bermanfaat bagi pembaca dari semua kalangan.