Harga emas perhiasan hari ini, Senin 23 Maret 2026, mengalami penurunan cukup signifikan setelah momentum Lebaran 2026 berlalu. Pergerakan ini menjadi perhatian banyak kalangan, terutama mereka yang menggunakan emas sebagai instrumen investasi maupun tabungan nilai. Penurunan ini tidak hanya terjadi di satu tempat, melainkan terlihat di beberapa toko perhiasan besar di Indonesia.
Perubahan harga emas perhiasan memang kerap kali dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk fluktuasi harga global, kebijakan Bank Indonesia, serta tren permintaan menjelang dan sesudah hari raya keagamaan. Kini, masyarakat mulai memperhatikan apakah harga emas akan terus turun atau justru akan naik kembali dalam beberapa pekan mendatang.
Perbandingan Harga Emas Perhiasan di Toko Terkemuka
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah perbandingan harga emas perhiasan di dua toko ternama, yaitu Raja Emas Indonesia dan Lakuemas. Data diambil pada pukul 07.58 WIB, Senin 23 Maret 2026.
1. Harga Emas Raja Emas Indonesia
Raja Emas Indonesia mencatat penurunan harga emas perhiasan sejak beberapa hari menjelang Lebaran hingga hari ini. Sebagai contoh:
- Emas 24 karat dengan kemurnian 99,9% sebelum Lebaran (20 Maret 2026) dijual seharga Rp2.400.000 per gram. Kini harganya turun menjadi Rp2.310.000 per gram.
- Emas 24 karat dengan kemurnian 99% sebelumnya dijual Rp2.230.000 per gram, dan kini turun menjadi Rp2.140.000 per gram.
2. Harga Emas Lakuemas
Lakuemas juga mencatat tren serupa. Per 23 Maret 2026, harga emas 24 karat dengan kemurnian 99% dijual seharga Rp2.332.000 per gram, turun dari harga sebelumnya yang mencapai Rp2.508.000 per gram.
Tabel Perbandingan Harga Emas Perhiasan
| Toko | Jenis Emas | Kemurnian | Harga Sebelum Lebaran | Harga Hari Ini (23 Maret 2026) | Penurunan |
|---|---|---|---|---|---|
| Raja Emas | 24 Karat | 99,9% | Rp2.400.000 | Rp2.310.000 | Rp90.000 |
| Raja Emas | 24 Karat | 99% | Rp2.230.000 | Rp2.140.000 | Rp90.000 |
| Lakuemas | 24 Karat | 99% | Rp2.508.000 | Rp2.332.000 | Rp176.000 |
Penurunan harga ini cukup mencolok, terutama pada emas yang dijual di Lakuemas. Perbedaan angka penurunan bisa mencerminkan strategi harga yang berbeda di setiap toko, atau juga respons terhadap permintaan pasar yang sedang landai pasca Lebaran.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas
Harga emas tidak hanya ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Ada beberapa faktor makro yang juga berperan penting dalam menentukan arah pergerakan harga emas di pasar lokal.
1. Harga Emas Dunia
Harga emas lokal biasanya mengikuti pergerakan harga emas dunia. Jika harga emas global turun, maka harga di pasar lokal juga cenderung mengalami penurunan. Pasca Lebaran 2026, harga emas dunia memang sempat melemah karena investor mulai memindahkan dana ke aset lain yang dianggap lebih menguntungkan.
2. Kebijakan Bank Indonesia
Bank Indonesia kerap menyesuaikan kebijakan moneter yang memengaruhi nilai tukar rupiah. Jika rupiah melemah terhadap dolar AS, maka harga emas yang diperdagangkan dalam dolar juga akan terdorong naik. Namun, jika rupiah stabil, tekanan terhadap harga emas lokal bisa lebih ringan.
3. Musim Belanja dan Sentimen Pasar
Musim Lebaran biasanya menjadi puncak permintaan emas, terutama emas perhiasan. Namun, setelah Lebaran berlalu, permintaan cenderung turun drastis. Hal ini menyebabkan penurunan harga sebagai respons dari pasar yang kelebihan pasokan.
Tips Memantau dan Membeli Emas Perhiasan
Bagi yang ingin membeli emas sebagai investasi atau perhiasan, penting untuk memantau harga secara berkala dan tidak terjebak pada momen emosional seperti menjelang hari raya.
1. Cek Harga Secara Berkala
Harga emas bisa berubah dalam hitungan jam. Oleh karena itu, selalu cek update harga di toko terpercaya sebelum memutuskan untuk membeli.
2. Pilih Toko Terpercaya
Pastikan membeli emas dari toko yang memiliki sertifikasi dan reputasi baik. Ini penting untuk menjamin keaslian dan kemurnian emas yang dibeli.
3. Perhatikan Biaya Tambahan
Selain harga dasar per gram, beberapa toko juga menambahkan biaya pembuatan atau ongkos cetak. Pastikan memperhitungkan seluruh biaya ini agar tidak terjadi kejutan di akhir transaksi.
4. Jangan Terburu-buru
Jika tidak mendesak, menunggu harga turun lebih dalam bisa menjadi strategi yang baik. Namun, jika sudah menemukan harga yang kompetitif dan sesuai anggaran, tidak ada salahnya untuk langsung membeli.
Disclaimer
Harga emas sangat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar global dan lokal. Data yang disajikan dalam artikel ini bersifat terkini per tanggal 23 Maret 2026 pukul 07.58 WIB. Pembaca disarankan untuk selalu memverifikasi harga terbaru langsung dari sumber resmi atau toko emas terpercaya sebelum melakukan transaksi.
Investasi emas tetap menjadi pilihan yang populer karena sifatnya yang cenderung stabil di tengah ketidakpastian ekonomi. Namun, penting untuk tetap waspada dan memahami risiko yang ada sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual emas.
Popy Lestary merupakan jurnalis keuangan dan kreator konten yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya mencakup perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Popy berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan bermanfaat bagi pembaca dari semua kalangan.












