Multifinance

Harga Pertamax dan Pertalite Tetap Stabil, Pertamina Tunda Penyesuaian Baru!

Muhammad Rizal Veto
×

Harga Pertamax dan Pertalite Tetap Stabil, Pertamina Tunda Penyesuaian Baru!

Sebarkan artikel ini
Harga Pertamax dan Pertalite Tetap Stabil, Pertamina Tunda Penyesuaian Baru!

Isu soal penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) akhir-akhir ini kembali mengemuka. Banyak kalangan masyarakat yang mulai panik dan berbondong-bondong membeli BBM menjelang kabar kenaikan harga. Namun, Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia, Prasetyo Hadi, memastikan bahwa PT Pertamina (Persero) belum akan melakukan penyesuaian harga untuk seluruh jenis BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi.

Pernyataan ini dikeluarkan sebagai respons atas beredarnya isu-isu yang menyebutkan akan adanya kenaikan harga BBM di bulan Maret 2026. Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah, melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Pertamina, telah melakukan koordinasi intensif. Hasilnya, belum ada keputusan untuk menaikkan harga BBM. Presiden pun turut memberikan arahan agar keputusan yang diambil benar-benar memperhatikan kepentingan rakyat.

Harga BBM Pertamina Tetap Stabil

Salah satu poin penting dalam pernyataan ini adalah jaminan ketersediaan BBM. Pemerintah menegaskan bahwa stok BBM aman dan masyarakat tidak perlu khawatir. Harga untuk berbagai jenis BBM milik Pertamina juga masih tetap seperti yang telah ditetapkan sebelumnya.

Berikut daftar harga BBM Pertamina per Selasa, 31 Maret 2026:

Jenis BBM Harga per Liter (Rp)
Solar Subsidi (CN 48) 6.800
Pertalite (RON 90) 10.000
Pertamax (RON 92) 12.300
Pertamax Green (RON 95) 13.150
Pertamax Turbo (RON 98) 13.400
Dexlite (CN 51) 13.500
Pertamina DEX (CN 53) 13.600

Harga ini belum mengalami perubahan, dan masyarakat bisa tetap mengakses BBM dengan harga yang sama seperti biasa. Namun, perlu dicatat bahwa harga ini bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan pemerintah dan dinamika pasar global.

Operator Lain Naikkan Harga BBM

Meski Pertamina belum melakukan penyesuaian harga, beberapa operator lain seperti Shell, BP, dan Vivo justru sudah lebih dulu menaikkan harga BBM mereka sejak awal Maret 2026. Hal ini menunjukkan adanya tekanan dari fluktuasi harga minyak dunia dan kebijakan masing-masing perusahaan.

Baca Juga:  Mengapa Harga BBM Subsidi Masih Tetap di Tengah Badai Kenaikan Harga Global?

1. Shell

Shell resmi menaikkan harga BBM mereka mulai 1 Maret 2026. Berikut rinciannya:

Jenis BBM Harga Sebelumnya (Rp) Harga Baru (Rp)
Shell Super 12.050 12.390
Shell V-Power Diesel 13.600 14.620

2. BP

BP-AKR juga melakukan penyesuaian harga BBM di SPBU mereka. Perubahan ini berlaku sejak awal Maret 2026.

Jenis BBM Harga Sebelumnya (Rp) Harga Baru (Rp)
BP 92 12.050 12.390
BP Ultimate 12.500 12.920
BP Ultimate Diesel 13.600 14.620

3. Vivo

Vivo, yang sebelumnya mengalami kekosongan stok untuk jenis Revvo 90, juga mengumumkan kenaikan harga BBM mereka.

Jenis BBM Harga Sebelumnya (Rp) Harga Baru (Rp)
Revvo 92 12.050 12.390
Revvo 95 12.500 12.930
Diesel Primus Plus 13.600 14.610

Perbandingan Harga BBM di Tiga Operator

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut tabel perbandingan harga BBM dari Pertamina, Shell, BP, dan Vivo per 1 April 2026:

Jenis BBM Pertamina (Rp) Shell (Rp) BP (Rp) Vivo (Rp)
RON 90 / Setara 10.000
RON 92 / Setara 12.300 12.390 12.390 12.390
RON 95 / Setara 13.150 12.920 12.930
RON 98 / Setara 13.400
Solar / Diesel 6.800 14.620 14.620 14.610

Dari tabel di atas, terlihat bahwa harga BBM nonsubsidi di operator swasta cenderung lebih tinggi dibandingkan Pertamina. Namun, perlu diingat bahwa harga ini bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan masing-masing perusahaan dan dinamika pasar global.

Faktor yang Memicu Kenaikan Harga BBM

Meski Pertamina belum menaikkan harga, ada beberapa faktor yang membuat operator lain terpaksa menyesuaikan harga BBM mereka.

1. Harga Minyak Mentah Dunia

Salah satu faktor utama adalah fluktuasi harga minyak mentah dunia. Jika harga minyak mentah naik, maka biaya produksi BBM juga akan meningkat. Hal ini berdampak langsung pada harga eceran yang akhirnya ditanggung konsumen.

Baca Juga:  Harga BBM Nonsubsidi Bakal Disesuaikan dengan Harga Pasar Global, Ini Kata Bahlil!

2. Kebijakan Pemerintah

Kebijakan pemerintah dalam mengatur subsidi BBM juga menjadi faktor penting. Jika subsidi dikurangi atau dihapus, maka harga BBM di pasaran akan mengikuti harga pasar global.

3. Inflasi dan Biaya Operasional

Inflasi yang terus meningkat juga memaksa perusahaan untuk menyesuaikan harga guna menutupi biaya operasional yang semakin tinggi. Termasuk biaya distribusi, tenaga kerja, dan pemeliharaan fasilitas SPBU.

Tips Menghadapi Fluktuasi Harga BBM

Menghadapi ketidakpastian harga BBM, ada beberapa langkah yang bisa diambil agar pengeluaran bahan bakar tidak membengkak.

1. Gunakan BBM dengan Bijak

Salah satu cara paling efektif adalah dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Beralih ke transportasi umum atau menggunakan kendaraan listrik bisa menjadi solusi jangka panjang.

2. Pilih BBM yang Tepat

Setiap kendaraan memiliki spesifikasi mesin yang berbeda. Menggunakan BBM sesuai rekomendasi pabrik bisa membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar.

3. Isi BBM di SPBU Resmi

Pastikan mengisi BBM di SPBU resmi untuk menghindari pembelian BBM ilegal atau berkualitas rendah yang justru bisa merusak mesin kendaraan.

Disclaimer

Harga BBM yang tercantum dalam artikel ini bersifat referensi dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Data diambil berdasarkan informasi resmi dari masing-masing operator per tanggal 31 Maret 2026. Selalu pastikan informasi terbaru dari sumber resmi sebelum mengambil keputusan.


Dengan belum adanya penyesuaian harga dari Pertamina, masyarakat bisa bernapas lega untuk sementara waktu. Namun, tetap perlu waspada terhadap perkembangan kebijakan pemerintah dan dinamika harga global. Menjaga efisiensi penggunaan BBM adalah langkah bijak agar tidak terjebak dalam tekanan harga yang bisa datang kapan saja.