Ilustrasi. Foto: dok MI.
Menjelang Lebaran 2026, isu pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) kembali menjadi sorotan, terutama bagi para pensiunan PNS. Tidak hanya pegawai aktif, pensiunan juga berhak mendapatkan THR sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka selama bertahun-tahun. Namun, kapan tepatnya THR pensiunan cair dan seberapa besar yang akan diterima? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Jadwal Pencairan THR Pensiunan 2026
Menurut Pasal 14 ayat 1 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2025, THR bisa disalurkan paling awal 15 hari kerja sebelum Hari Raya Idul Fitri. Jika Lebaran 2026 diprediksi jatuh pada Sabtu, 21 Maret, maka pencairan THR bisa dimulai sejak Rabu, 25 Februari 2026.
Namun, tanggal pasti penyaluran masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut bahwa anggaran THR ASN dan pensiunan tahun ini mencapai Rp55 triliun. Pencairan direncanakan sebelum atau awal Ramadan, namun detail waktunya belum diumumkan secara resmi.
1. Kapan THR Pensiunan Cair?
- Estimasi awal pencairan: 25 Februari 2026
- Hari Raya Idul Fitri 2026: 21 Maret 2026
- Anggaran THR pensiunan: Rp55 triliun
- Pengumuman resmi: akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto
Komponen THR Pensiunan 2026
THR pensiunan tidak hanya terdiri dari pensiun pokok semata. Ada beberapa komponen tambahan yang turut disertakan dalam perhitungan THR berdasarkan PP Nomor 21 Tahun 2025.
Berikut komponen lengkap THR pensiunan PNS:
- Pensiun pokok
- Tunjangan keluarga
- Tunjangan pangan
- Tunjangan penghasilan
Ilustrasi THR. Foto: dok Jenius.
Besaran THR Pensiunan PNS 2026
Berdasarkan PP Nomor 8 Tahun 2024 tentang pensiun pokok PNS, besaran THR pensiunan 2026 diperkirakan akan mengikuti skema yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Besaran ini bervariasi tergantung golongan dan masa kerja.
Berikut rincian estimasi THR pensiunan per golongan:
| Golongan | Rentang THR (Rp) |
|---|---|
| Golongan I (Juru) | 1.748.100 – 2.256.700 |
| Golongan II (Pengatur) | 1.748.100 – 3.208.800 |
| Golongan III (Penata) | 1.748.100 – 4.029.536 |
| Golongan IV (Pembina) | 1.748.100 – 4.957.100 |
Disclaimer: Besaran THR bisa berubah tergantung kebijakan pemerintah dan kondisi makro ekonomi menjelang Lebaran 2026.
Mekanisme Pencairan THR Pensiunan
Penyaluran THR pensiunan saat ini sudah berbasis digital. Sebagian besar pensiunan menerima THR langsung ke rekening masing-masing. Namun, bagi yang masih mengambil pensiun secara tunai, pencairan bisa dilakukan melalui kantor pos atau bank mitra Taspen.
Taspen sebagai lembaga yang menyalurkan pensiun juga menjadi otoritas utama dalam penyaluran THR bagi pensiunan. Oleh karena itu, penting untuk selalu waspada terhadap informasi palsu yang mengatasnamakan Taspen dan meminta data pribadi.
2. Cara Pencairan THR Pensiunan
-
Melalui Rekening Bank
- THR langsung masuk ke rekening aktif pensiunan
- Tidak ada biaya tambahan
- Pastikan rekening aktif dan tidak diblokir
-
Melalui Kantor Pos atau Bank Mitra
- Untuk pensiunan yang masih ambil tunai
- Bisa dilakukan dengan membawa kartu pensiunan dan identitas
- Waktu pencairan mengikuti jadwal dari Taspen
Tips Mengantisipasi Pencairan THR
Menjelang pencairan THR, beberapa hal penting perlu diperhatikan agar prosesnya berjalan lancar dan aman.
3. Hal yang Perlu Dipersiapkan
-
Pastikan Data Rekening Aktif
- Periksa apakah rekening pensiunan masih aktif dan tidak terkena blokir
- Hubungi Taspen jika ada kendala
-
Waspada terhadap Penipuan
- Jangan percaya pada informasi THR yang belum diverifikasi
- Taspen tidak pernah meminta data pribadi via telepon atau pesan singkat
-
Pantau Pengumuman Resmi
- Ikuti kanal resmi Taspen atau situs pemerintah untuk informasi pencairan THR
- Hindari sumber informasi yang tidak jelas
Penutup
THR pensiunan 2026 menjadi salah satu momen penting menjelang Idul Fitri. Meskipun tanggal pasti pencairan masih menunggu keputusan akhir, estimasi awal menunjukkan bahwa THR bisa cair sejak akhir Februari 2026. Besaran THR tetap mengacu pada golongan dan komponen tunjangan yang berlaku.
Bagi para pensiunan, penting untuk memastikan data kepesertaan tetap valid dan selalu waspada terhadap informasi yang belum terverifikasi. Dengan begitu, pencairan THR bisa berjalan lancar tanpa kendala.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat prediktif dan mengacu pada regulasi yang berlaku hingga Maret 2025. Besaran dan jadwal THR bisa berubah tergantung kebijakan pemerintah menjelang Lebaran 2026.
Ryando Putra Jameni merupakan jurnalis dan editor konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Ryando berkomitmen menghadirkan informasi keuangan yang akurat, terpercaya, dan bermanfaat bagi masyarakat.












