Momen menjelang Idulfitri selalu identik dengan persiapan khusus, termasuk menyiapkan uang pecahan baru untuk keperluan THR, berbagi, atau transaksi sehari-hari. Bank Indonesia kembali membuka program penukaran uang baru secara daring untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Program ini diatur secara terjadwal agar tidak terjadi kepadatan sistem maupun antrean panjang di loket penukaran.
Periode kedua penukaran uang baru tahun 2026 akan segera dibuka. Bagi yang ingin ikut serta, penting untuk mencatat waktu pemesanan dan memahami alur pendaftarannya. Sistem daring yang digunakan memang memberi kemudahan, tapi juga menuntut ketepatan waktu dan kelengkapan data agar prosesnya berjalan lancar.
Jadwal Resmi Penukaran Uang Baru Periode II 2026
Penukaran uang baru periode kedua tahun ini akan dibagi berdasarkan wilayah. Pembagian ini bertujuan untuk menjaga kenyamanan dan menghindari lonjakan akses sistem secara bersamaan. Masing-masing wilayah memiliki jadwal pemesanan yang berbeda, sehingga peserta diharapkan memperhatikan zona domisili saat melakukan pendaftaran.
1. Jadwal Pemesanan Berdasarkan Wilayah
Berikut jadwal resmi pemesanan uang baru periode II tahun 2026:
- Pulau Jawa: 24 Februari 2026 pukul 08.00 WIB sampai kuota habis
- Luar Pulau Jawa: 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB sampai kuota habis
Perlu diingat bahwa kuota bersifat terbatas dan sistem akan menutup pemesanan secara otomatis begitu kuota terpenuhi. Jadi, disarankan untuk menyiapkan semua data sebelum waktu pemesanan dimulai.
2. Waktu Penukaran Uang di Lokasi
Setelah berhasil memesan secara daring, peserta akan mendapatkan jadwal penukaran di lokasi yang telah ditentukan. Umumnya, penukaran dilakukan dalam rentang waktu beberapa hari setelah pemesanan. Peserta akan diberi informasi melalui laman resmi atau email terkait tanggal dan waktu penukaran.
Syarat dan Ketentuan Penukaran Uang Baru
Sebelum mendaftar, ada baiknya memahami syarat serta ketentuan yang berlaku. Tujuannya agar tidak terjadi kesalahan saat pengisian data atau saat pengambilan uang di lokasi.
1. Wajib Warga Negara Indonesia
Peserta penukaran harus merupakan WNI dan memiliki dokumen kependudukan yang masih berlaku, seperti KTP atau Kartu Keluarga.
2. Batas Jumlah Penukaran
Setiap individu hanya boleh menukar uang baru dalam jumlah terbatas. Umumnya, batas ini ditetapkan sebesar Rp 1 juta per KTP. Jumlah ini bisa berubah tergantung kebijakan Bank Indonesia.
3. Melampirkan Data Diri yang Valid
Peserta wajib mengisi data diri secara lengkap dan benar, termasuk nomor KTP, alamat, dan nomor telepon aktif. Kesalahan dalam pengisian data bisa menyebabkan pembatalan otomatis.
4. Menggunakan Platform Resmi
Pendaftaran hanya bisa dilakukan melalui situs resmi pintar.bi.go.id. Hindari situs pihak ketiga yang menawarkan layanan serupa, karena berisiko penipuan.
Cara Pemesanan Uang Baru di pintar.bi.go.id
Bagi yang belum pernah mendaftar sebelumnya, proses pemesanan bisa terasa sedikit rumit. Tapi tenang, langkah-langkahnya cukup mudah selama sudah menyiapkan dokumen dan koneksi internet yang stabil.
1. Akses Situs Resmi
Buka browser dan kunjungi laman pintar.bi.go.id. Pastikan situs yang dibuka adalah situs resmi Bank Indonesia.
2. Daftar Akun Baru
Bagi pengguna baru, perlu mendaftar terlebih dahulu dengan mengisi data diri seperti NIK, nama lengkap, dan alamat email. Setelah itu, sistem akan mengirimkan kode verifikasi ke email terdaftar.
3. Login dan Isi Formulir Penukaran
Setelah berhasil login, peserta akan diarahkan ke halaman pemesanan. Isi formulir dengan data yang sesuai, termasuk jumlah uang yang ingin ditukar dan lokasi pengambilan.
4. Konfirmasi dan Cetak Bukti Pemesanan
Setelah semua data diisi, lakukan konfirmasi. Jika berhasil, sistem akan menampilkan bukti pemesanan yang bisa dicetak atau disimpan sebagai referensi.
5. Datang ke Lokasi Penukaran
Sesuai jadwal yang telah ditentukan, datang ke lokasi penukaran dengan membawa KTP asli dan bukti pemesanan. Petugas akan memverifikasi data sebelum menyerahkan uang baru.
Tips Agar Pemesanan Berjalan Lancar
Mengingat jumlah kuota yang terbatas, beberapa langkah persiapan bisa membantu proses pemesanan berjalan lebih cepat dan efisien.
Gunakan Perangkat yang Stabil
Pastikan perangkat yang digunakan memiliki koneksi internet yang stabil. Gunakan browser terbaru dan hindari membuka banyak tab secara bersamaan.
Siapkan Data Sebelumnya
Simpan data diri seperti NIK, alamat lengkap, dan nomor telepon di catatan agar tidak membuang waktu saat pengisian formulir.
Lakukan Refresh Berkala
Saat jadwal pemesanan dibuka, lakukan refresh berkala jika situs terasa lambat. Namun, hindari spam refresh karena bisa membebani server.
Cek Jadwal Penukaran Secara Berkala
Setelah pemesanan selesai, pantau terus jadwal penukaran yang akan muncul di akun masing-masing. Jangan sampai melewatkan waktu pengambilan karena bisa berdampak pada pembatalan otomatis.
Perbandingan Jadwal Penukaran Uang Baru Periode I dan II
| Periode | Wilayah | Tanggal Pemesanan | Waktu Pemesanan | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| Periode I | Seluruh Indonesia | 10 Februari 2026 | 08.00 WIB | Kuota terbatas |
| Periode II | Pulau Jawa | 24 Februari 2026 | 08.00 WIB | Ditutup otomatis saat kuota habis |
| Periode II | Luar Pulau Jawa | 27 Februari 2026 | 08.00 WIB | Ditutup otomatis saat kuota habis |
Disclaimer
Jadwal dan ketentuan di atas bersifat sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan Bank Indonesia. Peserta dihimbau untuk selalu memantau informasi resmi di pintar.bi.go.id untuk mendapatkan update terbaru. Jumlah kuota, batas penukaran, dan lokasi pengambilan juga bisa disesuaikan berdasarkan kondisi di lapangan.
Kesimpulan
Penukaran uang baru periode II tahun 2026 akan dibuka secara bertahap berdasarkan wilayah. Masyarakat di Pulau Jawa bisa memesan mulai 24 Februari 2026, sedangkan luar Pulau Jawa mengikuti pada 27 Februari. Prosesnya dilakukan secara daring melalui pintar.bi.go.id, sehingga penting untuk mempersiapkan diri sejak awal agar tidak ketinggalan kuota.
Dengan memahami alur pendaftaran, syarat, dan tips yang tepat, peluang untuk mendapatkan uang baru akan lebih besar. Jangan lupa untuk selalu cek informasi resmi dan hindari situs tidak terpercaya agar proses penukaran berjalan aman dan nyaman.
Ryando Putra Jameni merupakan jurnalis dan editor konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Ryando berkomitmen menghadirkan informasi keuangan yang akurat, terpercaya, dan bermanfaat bagi masyarakat.












