Multifinance

Tarif Listrik PLN 1 Maret 2026 Resmi Naik? Simak Update Harga Terbaru untuk Seluruh Golongan!

Popy Lestary
×

Tarif Listrik PLN 1 Maret 2026 Resmi Naik? Simak Update Harga Terbaru untuk Seluruh Golongan!

Sebarkan artikel ini
Tarif Listrik PLN 1 Maret 2026 Resmi Naik? Simak Update Harga Terbaru untuk Seluruh Golongan!

Tarif listrik PLN per 1 Maret 2026 resmi dipastikan tidak mengalami kenaikan. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa semua golongan pelanggan, baik yang mendapat subsidi maupun yang tidak, akan tetap menggunakan tarif yang sama seperti periode sebelumnya, yakni Januari hingga Februari 2026.

Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik yang dikelola oleh PT PLN. Dalam aturan tersebut, penetapan tarif dilakukan setiap tiga bulan sekali. Artinya, selama periode Maret hingga Mei 2026, masyarakat bisa bernapas lega karena tidak ada lonjakan biaya penggunaan listrik.

Tarif Listrik PLN per 1 Maret 2026: Rincian Lengkap

Seiring dengan kebijakan tetapnya tarif, penting untuk mengetahui besaran biaya per kWh untuk masing-masing golongan pelanggan. Ini membantu pengguna merencanakan pengeluaran bulanan dengan lebih tepat. Berikut adalah daftar lengkapnya.

1. Tarif Listrik Subsidi Rumah Tangga

Golongan ini ditujukan untuk rumah tangga dengan daya rendah yang mendapat subsidi pemerintah.

  • Golongan R-1/TR daya 450 VA: Rp415 per kWh
  • Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp605 per kWh

2. Tarif Listrik Keperluan Rumah Tangga Non-Subsidi

Tarif ini berlaku untuk rumah tangga dengan daya lebih tinggi dan tidak mendapat subsidi langsung dari pemerintah.

  • Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp1.352 per kWh
  • Golongan R-1/TR daya 1.300 VA: Rp1.444,70 per kWh
  • Golongan R-1/TR daya 2.200 VA: Rp1.444,70 per kWh
  • Golongan R-2/TR daya 3.500-5.500 VA: Rp1.699,53 per kWh
  • Golongan R-3/TR daya 6.600 VA ke atas: Rp1.699,53 per kWh

3. Tarif Listrik Keperluan Bisnis

Pelanggan bisnis memiliki tarif yang berbeda tergantung pada kapasitas daya yang digunakan.

  • Golongan B-2/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp1.444,70 per kWh
  • Golongan B-3/TM, TT daya di atas 200 kVA: Rp1.114,74 per kWh
Baca Juga:  Diskon 50% Tambah Daya Listrik, Hadiah Istimewa PLN Mobile Menjelang Ramadhan 2026!

4. Tarif Listrik Keperluan Industri

Industri besar memiliki tarif yang lebih rendah karena penggunaannya dalam skala besar dan efisiensi distribusi.

  • Golongan I-3/TM daya di atas 200 kVA: Rp1.114,74 per kWh
  • Golongan I-4/TT daya di atas 30.000 kVA: Rp996,74 per kWh

5. Tarif Listrik Keperluan Pemerintah dan Penerangan Jalan Umum

Tarif ini digunakan untuk fasilitas umum dan lembaga pemerintah.

  • Golongan P-1/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp1.699,53 per kWh
  • Golongan P-2/TM tegangan menengah daya di atas 200 kVA: Rp1.522,88 per kWh
  • Golongan P-3/TR keperluan jalan umum: Rp1.699,53 per kWh
  • Golongan L/TR, TM, TT, daya pada berbagai tegangan: Rp1.644,52 per kWh

6. Tarif Listrik Keperluan Pelayanan Sosial

Tarif ini diberlakukan untuk lembaga sosial seperti panti asuhan, yayasan, dan fasilitas kesehatan kecil.

  • Golongan S-1/TR daya 450 VA: Rp325 per kWh
  • Golongan S-1/TR daya 900 VA: Rp455 per kWh
  • Golongan S-1/TR daya 1.300 VA: Rp708 per kWh
  • Golongan S-1/TR daya 2.200 VA: Rp760 per kWh
  • Golongan S-1/TR daya 3.500 VA-200 kVA: Rp900 per kWh
  • Golongan S-2/TR daya lebih dari 200 kVA: Rp925 per kWh

Perbandingan Tarif Listrik PLN: Sebelum dan Sesudah Maret 2026

Meskipun tidak ada kenaikan, tetap penting untuk melihat apakah ada perubahan dibanding periode sebelumnya. Berikut tabel perbandingan tarif listrik PLN untuk beberapa golongan utama.

Golongan Tarif Sebelumnya (Jan-Feb 2026) Tarif Maret 2026
R-1/450 VA Rp415 per kWh Rp415 per kWh
R-1/900 VA Rp605 per kWh Rp605 per kWh
R-2/3500-5500 VA Rp1.699,53 per kWh Rp1.699,53 per kWh
B-2/6600 VA-200 kVA Rp1.444,70 per kWh Rp1.444,70 per kWh
I-3/di atas 200 kVA Rp1.114,74 per kWh Rp1.114,74 per kWh
Baca Juga:  Bank Digital Dorong UMKM Indonesia Bangkit dan Bertumbuh Cepat!

Tabel di atas menunjukkan bahwa tidak ada perubahan nilai tarif. Ini berarti pengguna tidak perlu khawatir biaya listrik bulanan mereka akan naik secara mendadak.

Tips Menghemat Biaya Listrik di Rumah

Meski tarif tetap, tetap saja penting untuk mengelola penggunaan listrik agar tagihan tetap terjaga. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan.

1. Gunakan Perangkat Hemat Energi

Perangkat elektronik dengan label hemat energi biasanya mengonsumsi lebih sedikit listrik. Pilih lampu LED, kulkas inverter, dan AC dengan inverter jika memungkinkan.

2. Matikan Perangkat Saat Tidak Digunakan

Banyak orang tidak menyadari bahwa perangkat tetap mengonsumsi daya meski dalam mode standby. Matikan TV, komputer, dan peralatan lain saat tidak digunakan.

3. Gunakan Timer atau Smart Plug

Dengan timer atau smart plug, pengguna bisa mengatur kapan perangkat menyala dan mati secara otomatis. Ini sangat membantu untuk menghindari pemakaian listrik berlebih.

4. Periksa Tagihan Secara Berkala

Cek tagihan listrik setiap bulan untuk memastikan tidak ada kebocoran atau penggunaan yang tidak wajar. Jika ada perbedaan signifikan, segera hubungi PLN untuk investigasi.

5. Ganti ke Tarif yang Sesuai

Jika daya yang digunakan terlalu besar atau terlalu kecil, pertimbangkan untuk mengganti golongan tarif agar lebih sesuai dengan kebutuhan.

Disclaimer

Tarif listrik PLN dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan pemerintah dan kondisi makro ekonomi. Informasi di atas berlaku per 1 Maret 2026 dan bersumber dari laman resmi PLN serta regulasi Kementerian ESDM. Selalu pastikan informasi terbaru dari sumber resmi untuk menghindari kesalahan.

Dengan tetapnya tarif listrik per 1 Maret 2026, masyarakat bisa sedikit lebih tenang dalam mengatur pengeluaran bulanan. Namun, tetap bijak dalam menggunakan energi agar tagihan tetap terkendali dan ramah kantong.

Baca Juga:  Reformasi Perpajakan Jadi Kunci Tingkatkan Pendapatan Negara, HIPMI Beri Dukungan Penuh!
Popy Lestary
Reporter at anakhiv.id

Popy Lestary merupakan jurnalis keuangan dan kreator konten yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya mencakup perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Popy berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan bermanfaat bagi pembaca dari semua kalangan.