Perbankan

Tabel Angsuran KUR BRI: Simulasi Cicilan Rp1 Juta – Rp500 Juta, Bunga Hanya 6% Terbaru 2026

Muhammad Rizal Veto
×

Tabel Angsuran KUR BRI: Simulasi Cicilan Rp1 Juta – Rp500 Juta, Bunga Hanya 6% Terbaru 2026

Sebarkan artikel ini
Tabel Angsuran KUR BRI: Simulasi Cicilan Rp1 Juta - Rp500 Juta, Bunga Hanya 6% Terbaru 2026
Tabel Angsuran KUR BRI: Simulasi Cicilan Rp1 Juta - Rp500 Juta, Bunga Hanya 6% Terbaru 2026

Butuh modal usaha tapi takut terjerat bunga tinggi?

Pertanyaan ini kerap muncul di benak pelaku UMKM yang ingin mengembangkan bisnis. Kabar baiknya, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 kembali hadir dengan skema yang lebih menguntungkan.

Berdasarkan revisi Permenko Nomor 7 Tahun 2025 yang berlaku efektif Januari 2026, pemerintah menetapkan suku bunga tunggal 6% flat per tahun untuk semua jenis KUR—tanpa sistem berjenjang seperti tahun sebelumnya.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan bahwa batasan frekuensi pengajuan juga dihapus, sehingga pelaku usaha bisa mengakses KUR berulang kali sampai benar-benar mandiri.

Perlu dicatat bahwa besaran angsuran dalam artikel ini merupakan simulasi berdasarkan ketentuan resmi dan dapat berbeda pada realisasi sesuai kebijakan masing-masing kantor cabang BRI.

Mengenal KUR BRI: Kredit Modal Usaha Bersubsidi Pemerintah

Sebelum masuk ke tabel angsuran, penting untuk memahami apa itu KUR BRI dan mengapa program ini sangat diminati pelaku usaha di Indonesia.

Apa Itu KUR BRI?

KUR BRI merupakan fasilitas kredit modal kerja atau investasi yang disalurkan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program ini mendapat subsidi bunga dari pemerintah, sehingga suku bunganya jauh lebih rendah dibanding kredit komersial pada umumnya.

Sasaran utama KUR adalah usaha yang produktif dan layak (feasible) namun belum memenuhi syarat perbankan konvensional (belum bankable). Artinya, pelaku usaha yang kesulitan mengakses pinjaman bank karena keterbatasan agunan kini punya peluang lebih besar mendapat suntikan modal.

Mengapa KUR BRI Jadi Pilihan Utama UMKM?

Ada beberapa alasan mengapa KUR BRI konsisten menjadi primadona pembiayaan UMKM:

  • Bunga rendah bersubsidi — hanya 3–6% per tahun, jauh di bawah kredit komersial yang bisa mencapai 12–14%
  • Tanpa agunan untuk plafon hingga Rp100 juta (KUR Super Mikro dan Mikro)
  • Proses pengajuan relatif mudah — bisa dilakukan online maupun offline
  • Tenor fleksibel hingga 5 tahun untuk kredit investasi
  • Tanpa biaya administrasi tertentu sesuai ketentuan program

Nah, dengan target penyaluran Rp320 triliun di tahun 2026, pemerintah menunjukkan komitmen serius mendukung pertumbuhan UMKM secara nasional.

Jenis-Jenis KUR BRI 2026

BRI menyediakan tiga kategori KUR yang disesuaikan dengan skala usaha:

Jenis KUR Plafon Pinjaman Bunga/Tahun Agunan
KUR Super Mikro Rp1 juta – Rp10 juta 3% Tidak wajib
KUR Mikro Rp10 juta – Rp100 juta 6% Tidak wajib
KUR Kecil Rp100 juta – Rp500 juta 6% Wajib (SHM/BPKB)

Informasi di atas berdasarkan ketentuan resmi Bank BRI dan dapat berubah sesuai kebijakan terbaru.

Suku Bunga dan Tenor KUR BRI 2026

Memahami skema bunga dan pilihan tenor sangat penting sebelum mengajukan pinjaman. Bagian ini akan menjelaskan komponen biaya yang perlu diketahui.

Besaran Suku Bunga Resmi KUR BRI

Salah satu perubahan signifikan di tahun 2026 adalah penerapan bunga flat 6% untuk semua jenis KUR Mikro dan Kecil. Berbeda dengan aturan sebelumnya yang menerapkan sistem berjenjang (6% naik menjadi 7%, 8%, hingga 9% untuk pengajuan berulang), kini pelaku usaha mendapat kepastian biaya yang lebih stabil.

Khusus KUR Super Mikro, bunga yang dikenakan lebih ringan yaitu 3% efektif per tahun. Ini menjadikan KUR Super Mikro sebagai opsi paling murah untuk usaha rintisan atau pelaku usaha rumahan.

Biaya Tambahan yang Perlu Diketahui

Selain bunga pokok, ada beberapa komponen biaya lain yang mungkin dikenakan:

  • Biaya provisi — umumnya sekitar 0,5–1% dari plafon pinjaman (dibayar di awal)
  • Biaya asuransi jiwa kredit — premi tergantung usia dan tenor
  • Biaya administrasi — untuk KUR, biasanya tidak dikenakan atau sangat minimal
Baca Juga:  Cara Buka Rekening BRI Online Lewat HP Tanpa ke Bank, Cuma 5 Menit Langsung Aktif

Jadi, sebelum akad kredit, pastikan untuk menanyakan rincian biaya lengkap kepada petugas BRI agar tidak ada kejutan di kemudian hari.

Pilihan Tenor 12–60 Bulan

BRI menawarkan fleksibilitas tenor yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan:

Jenis Kredit Tenor Maksimal Keterangan
Kredit Modal Kerja (KMK) 48 bulan (4 tahun) Untuk kebutuhan operasional harian
Kredit Investasi (KI) 60 bulan (5 tahun) Untuk pembelian aset/peralatan usaha

Tenor lebih panjang menghasilkan cicilan bulanan lebih ringan, namun total bunga yang dibayarkan akan lebih besar. Sebaliknya, tenor pendek berarti cicilan lebih berat tapi total beban bunga lebih kecil.

Tabel Angsuran KUR BRI Super Mikro 2026

KUR Super Mikro cocok untuk pelaku usaha rintisan, ibu rumah tangga dengan usaha rumahan, atau pedagang kecil yang membutuhkan modal terbatas. Berikut simulasi angsuran dengan bunga 3% per tahun.

Simulasi Plafon Rp1 Juta – Rp5 Juta

Plafon 12 Bulan 24 Bulan 36 Bulan
Rp1.000.000 Rp85.833 Rp44.167 Rp30.278
Rp2.000.000 Rp171.667 Rp88.333 Rp60.556
Rp3.000.000 Rp257.500 Rp132.500 Rp90.833
Rp4.000.000 Rp343.333 Rp176.667 Rp121.111
Rp5.000.000 Rp429.167 Rp220.833 Rp151.389

Simulasi Plafon Rp5 Juta – Rp10 Juta

Plafon 12 Bulan 24 Bulan 36 Bulan
Rp6.000.000 Rp515.000 Rp265.000 Rp181.667
Rp7.000.000 Rp600.833 Rp309.167 Rp211.944
Rp8.000.000 Rp686.667 Rp353.333 Rp242.222
Rp9.000.000 Rp772.500 Rp397.500 Rp272.500
Rp10.000.000 Rp858.333 Rp441.667 Rp302.778

Angka di atas merupakan simulasi dengan bunga 3% flat per tahun. Nilai realisasi dapat berbeda tergantung kebijakan kantor cabang BRI saat akad kredit.

Tabel Angsuran KUR BRI Mikro 2026

KUR Mikro ditujukan bagi pelaku usaha yang sudah berkembang dan membutuhkan modal lebih besar. Plafon berkisar antara Rp10 juta hingga Rp100 juta dengan bunga 6% per tahun.

Simulasi Plafon Rp10 Juta – Rp25 Juta

Plafon 12 Bulan 24 Bulan 36 Bulan 48 Bulan
Rp10.000.000 Rp883.333 Rp466.667 Rp327.778 Rp258.333
Rp15.000.000 Rp1.325.000 Rp700.000 Rp491.667 Rp387.500
Rp20.000.000 Rp1.766.667 Rp933.333 Rp655.556 Rp516.667
Rp25.000.000 Rp2.208.333 Rp1.166.667 Rp819.444 Rp645.833

Simulasi Plafon Rp25 Juta – Rp50 Juta

Plafon 12 Bulan 24 Bulan 36 Bulan 48 Bulan 60 Bulan
Rp30.000.000 Rp2.650.000 Rp1.400.000 Rp983.333 Rp775.000 Rp650.000
Rp35.000.000 Rp3.091.667 Rp1.633.333 Rp1.147.222 Rp904.167 Rp758.333
Rp40.000.000 Rp3.533.333 Rp1.866.667 Rp1.311.111 Rp1.033.333 Rp866.667
Rp45.000.000 Rp3.975.000 Rp2.100.000 Rp1.475.000 Rp1.162.500 Rp975.000
Rp50.000.000 Rp4.416.667 Rp2.333.333 Rp1.638.889 Rp1.291.667 Rp1.083.333

Simulasi Plafon Rp50 Juta – Rp100 Juta

Untuk plafon di atas Rp50 juta, NPWP wajib dilampirkan saat pengajuan.
Plafon 24 Bulan 36 Bulan 48 Bulan 60 Bulan
Rp60.000.000 Rp2.800.000 Rp1.966.667 Rp1.550.000 Rp1.300.000
Rp70.000.000 Rp3.266.667 Rp2.294.444 Rp1.808.333 Rp1.516.667
Rp80.000.000 Rp3.733.333 Rp2.622.222 Rp2.066.667 Rp1.733.333
Rp90.000.000 Rp4.200.000 Rp2.950.000 Rp2.325.000 Rp1.950.000
Rp100.000.000 Rp4.666.667 Rp3.277.778 Rp2.583.333 Rp2.166.667

Simulasi di atas menggunakan bunga 6% flat per tahun. Angka realisasi dapat berbeda sesuai kebijakan BRI.

Tabel Angsuran KUR BRI Kecil 2026

KUR Kecil diperuntukkan bagi pelaku usaha yang membutuhkan modal lebih besar untuk ekspansi atau investasi peralatan. Plafon berkisar Rp100 juta hingga Rp500 juta, dengan syarat agunan tambahan berupa SHM/SHGB atau BPKB kendaraan.

Simulasi Plafon Rp100 Juta – Rp200 Juta

Plafon 24 Bulan 36 Bulan 48 Bulan 60 Bulan
Rp100.000.000 Rp4.666.667 Rp3.277.778 Rp2.583.333 Rp2.166.667
Rp125.000.000 Rp5.833.333 Rp4.097.222 Rp3.229.167 Rp2.708.333
Rp150.000.000 Rp7.000.000 Rp4.916.667 Rp3.875.000 Rp3.250.000
Rp175.000.000 Rp8.166.667 Rp5.736.111 Rp4.520.833 Rp3.791.667
Rp200.000.000 Rp9.333.333 Rp6.555.556 Rp5.166.667 Rp4.333.333

Simulasi Plafon Rp200 Juta – Rp350 Juta

Plafon 24 Bulan 36 Bulan 48 Bulan 60 Bulan
Rp225.000.000 Rp10.500.000 Rp7.375.000 Rp5.812.500 Rp4.875.000
Rp250.000.000 Rp11.666.667 Rp8.194.444 Rp6.458.333 Rp5.416.667
Rp300.000.000 Rp14.000.000 Rp9.833.333 Rp7.750.000 Rp6.500.000
Rp350.000.000 Rp16.333.333 Rp11.472.222 Rp9.041.667 Rp7.583.333

Simulasi Plafon Rp350 Juta – Rp500 Juta

Plafon 24 Bulan 36 Bulan 48 Bulan 60 Bulan
Rp400.000.000 Rp18.666.667 Rp13.111.111 Rp10.333.333 Rp8.666.667
Rp450.000.000 Rp21.000.000 Rp14.750.000 Rp11.625.000 Rp9.750.000
Rp500.000.000 Rp23.333.333 Rp16.388.889 Rp12.916.667 Rp10.833.333

Untuk pinjaman Rp200 juta ke atas, proses biasanya memerlukan survei fisik dan pemberkasan manual di kantor bank meskipun pengajuan awal dilakukan secara online.

Rumus dan Cara Menghitung Angsuran KUR BRI Sendiri

Sebelum mengajukan pinjaman, ada baiknya menghitung estimasi angsuran secara mandiri. Berikut panduan perhitungannya.

Formula Angsuran Flat

KUR BRI menggunakan sistem bunga flat, yang artinya bunga dihitung dari pokok pinjaman awal dan dibagi rata setiap bulan. Rumusnya:

Angsuran Bulanan = (Pokok Pinjaman + Total Bunga) ÷ Tenor

Di mana:

  • Total Bunga = Pokok Pinjaman × Suku Bunga × (Tenor ÷ 12)

Contoh Perhitungan Step by Step

Misalnya ingin meminjam Rp50.000.000 dengan bunga 6% per tahun dan tenor 36 bulan:

  1. Hitung total bunga:
    • Total Bunga = Rp50.000.000 × 6% × (36 ÷ 12)
    • Total Bunga = Rp50.000.000 × 0,06 × 3
    • Total Bunga = Rp9.000.000
  2. Hitung total yang harus dibayar:
    • Total = Rp50.000.000 + Rp9.000.000
    • Total = Rp59.000.000
  3. Hitung angsuran bulanan:
    • Angsuran = Rp59.000.000 ÷ 36
    • Angsuran = Rp1.638.889 per bulan
Baca Juga:  Cara Buka Rekening BRI Online Lewat HP Tanpa ke Bank, Cuma 5 Menit Langsung Aktif

Jadi, untuk pinjaman Rp50 juta dengan tenor 3 tahun, angsuran bulanan sekitar Rp1,64 juta.

Kalkulator Simulasi KUR BRI Online

Selain menghitung manual, simulasi angsuran juga bisa dilakukan melalui website resmi BRI di kur.bri.co.id. Fitur “Hitung Angsuran” memungkinkan calon debitur memasukkan nominal pinjaman dan tenor untuk mendapat estimasi cicilan secara instan.

Syarat Pengajuan KUR BRI 2026 Lengkap

Kelengkapan dokumen dan pemenuhan syarat menjadi kunci utama agar pengajuan disetujui. Berikut persyaratan lengkap yang perlu disiapkan.

Kriteria Calon Debitur

Tidak semua orang bisa mengajukan KUR. Berikut kriteria yang harus dipenuhi:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dengan e-KTP valid
  • Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  • Memiliki usaha produktif yang sudah berjalan aktif minimal 6 bulan
  • Tidak sedang menerima kredit produktif dari perbankan lain (kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit dengan status lancar tidak menjadi penghalang)
  • Lolos pengecekan SLIK OJK dengan kolektibilitas 1 atau 2 (tidak ada tunggakan atau kredit macet)

Syarat Usaha yang Dibiayai

Usaha yang bisa dibiayai KUR BRI meliputi berbagai sektor produktif:

  • Perdagangan (warung, toko kelontong, online shop)
  • Industri pengolahan (makanan, kerajinan, konveksi)
  • Pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan
  • Jasa (bengkel, salon, laundry, katering)
  • Ekonomi kreatif

Usaha harus bersifat produktif dan menghasilkan pendapatan, bukan untuk kebutuhan konsumtif pribadi.

Dokumen Wajib yang Disiapkan

Siapkan dokumen berikut dalam map yang rapi:

  • e-KTP pemohon (dan pasangan jika sudah menikah)
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Surat Nikah/Cerai (bagi yang menikah/cerai)
  • Legalitas usaha: NIB (Nomor Induk Berusaha), IUMK, atau SKU dari kelurahan/desa
  • NPWP — wajib untuk pengajuan plafon di atas Rp50 juta
  • Pas foto berwarna ukuran 4×6
  • Foto lokasi usaha (tampak luar dan dalam)

Ketentuan Agunan (Khusus KUR Kecil)

Untuk KUR Super Mikro dan Mikro dengan plafon hingga Rp100 juta, agunan tambahan tidak diwajibkan—agunan utamanya adalah usaha itu sendiri.

Namun untuk KUR Kecil (plafon di atas Rp100 juta), agunan tambahan wajib disertakan berupa:

  • Sertifikat tanah (SHM atau SHGB)
  • BPKB kendaraan bermotor (roda dua atau empat)

Nilai agunan akan dinilai oleh pihak bank dan memengaruhi plafon yang disetujui.

Cara Pengajuan KUR BRI 2026

BRI menyediakan dua jalur pengajuan yang bisa dipilih sesuai kenyamanan: online dan offline.

Pengajuan Online via BRImo atau Website

Pengajuan online cocok bagi yang ingin proses lebih praktis tanpa harus antre di bank.

  1. Buka situs kur.bri.co.id atau aplikasi BRImo
  2. Pilih menu “Ajukan Pinjaman KUR”
  3. Daftar akun baru menggunakan email aktif (jika belum punya)
  4. Login dan isi formulir data diri serta profil usaha dengan lengkap
  5. Unggah foto dokumen persyaratan (KTP, SKU, foto usaha) dengan kualitas minimal 300 DPI
  6. Gunakan fitur “Hitung Angsuran” untuk simulasi cicilan
  7. Klik “Ajukan Pinjaman” dan tunggu konfirmasi

Setelah pengajuan online terkirim, petugas BRI (Mantri) akan menghubungi untuk menjadwalkan survei lokasi usaha.

Pengajuan Offline di Kantor Cabang BRI

Bagi yang lebih nyaman dengan proses tatap muka:

  1. Kunjungi kantor unit atau cabang BRI terdekat sesuai domisili usaha
  2. Bawa dokumen asli dan fotokopi lengkap
  3. Ambil antrean ke bagian Customer Service atau temui langsung Mantri KUR
  4. Isi formulir pengajuan dengan data sebenarnya
  5. Tunggu jadwal survei lapangan dari petugas
  6. Jika disetujui, hadir untuk tanda tangan akad kredit

Rata-rata waktu dari pengajuan hingga pencairan sekitar 7–14 hari kerja untuk dokumen lengkap.

Tips Agar Pengajuan Cepat Disetujui

Beberapa strategi yang bisa meningkatkan peluang persetujuan:

  • Pastikan SLIK OJK bersih — lunasi tunggakan pinjol, paylater, atau leasing sebelum mengajukan
  • Pisahkan rekening pribadi dan usaha — bank akan menganalisis mutasi rekening 3–6 bulan terakhir
  • Siapkan usaha saat survei — pastikan stok barang tersedia dan usaha sedang beroperasi saat petugas berkunjung
  • Buat catatan keuangan sederhana — tunjukkan pembukuan yang mencerminkan omzet dan laba bersih
  • Jujur saat wawancara — jawab pertanyaan petugas tentang kondisi usaha dengan transparan

Klarifikasi Isu Tidak Akurat Seputar KUR BRI

Banyak informasi simpang siur beredar tentang KUR BRI. Berikut beberapa klarifikasi penting yang perlu diketahui.

1. KUR BRI Tanpa Bunga

Isu bahwa KUR BRI bebas bunga sepenuhnya tidak akurat. Berdasarkan ketentuan resmi, KUR tetap dikenakan bunga meskipun sangat rendah: 3% untuk KUR Super Mikro dan 6% untuk KUR Mikro serta Kecil. Yang membuat ringan adalah adanya subsidi dari pemerintah, sehingga beban bunga jauh di bawah kredit komersial pada umumnya.

2. Pencairan Instan 5 Menit

Klaim bahwa KUR BRI bisa cair dalam hitungan menit juga tidak sesuai fakta. Proses pengajuan melibatkan verifikasi dokumen, pengecekan SLIK OJK, survei lokasi usaha, hingga analisis kelayakan—yang membutuhkan waktu 7–14 hari kerja dalam kondisi normal. Pengajuan online memang lebih cepat di tahap awal, namun verifikasi fisik tetap diperlukan.

3. Semua Pengajuan Pasti Disetujui

Tidak semua pengajuan otomatis disetujui. Bank tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dengan menilai kelayakan usaha, kemampuan bayar, dan riwayat kredit pemohon. Beberapa alasan penolakan yang umum terjadi antara lain: SLIK OJK bermasalah (ada tunggakan), usaha belum berjalan 6 bulan, dokumen tidak lengkap, atau lokasi usaha berbeda jauh dengan domisili.

Baca Juga:  KUR BRI 2026: Syarat, Cara Daftar Online, dan Tabel Angsuran Rp1 Juta–500 Juta Terbaru

Waspada Penipuan dan Kontak Resmi BRI

Meningkatnya popularitas KUR BRI sayangnya juga dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Penting untuk mengenali modus penipuan dan mengetahui saluran resmi BRI.

Modus Penipuan yang Perlu Diwaspadai

Beberapa modus penipuan yang kerap terjadi:

  • Meminta transfer uang muka atau biaya administrasi sebelum pencairan (KUR resmi tidak meminta biaya di awal)
  • Mengaku sebagai petugas BRI melalui WhatsApp dengan nomor tidak resmi
  • Menawarkan pencairan KUR instan tanpa survei
  • Meminta data pribadi seperti PIN, OTP, atau password mobile banking

Singkatnya, BRI tidak pernah meminta biaya apapun di luar ketentuan resmi yang tercantum dalam akad kredit. Abaikan tawaran yang mencurigakan dan laporkan ke pihak berwajib.

Kontak Resmi dan Layanan Bantuan BRI

Jika membutuhkan informasi atau mengalami kendala, berikut saluran resmi yang bisa dihubungi:

Layanan Kontak
Call Center BRI 14017 atau 1500017
WhatsApp Resmi BRI (Sabrina) 0812-1214-017
Email Resmi [email protected]
Website KUR BRI kur.bri.co.id
Kantor Cabang Kunjungi unit BRI terdekat sesuai domisili

Pastikan hanya berkomunikasi melalui saluran resmi di atas untuk menghindari penipuan.

Penutup

KUR BRI 2026 tetap menjadi salah satu solusi pembiayaan terbaik bagi pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usaha dengan beban bunga ringan. Dengan skema baru yang menerapkan bunga flat 6% tanpa batasan frekuensi pengajuan, peluang untuk mendapatkan modal usaha kini semakin terbuka lebar.

Sebelum mengajukan, pastikan untuk memeriksa riwayat kredit di SLIK OJK, melengkapi seluruh dokumen persyaratan, dan memilih plafon serta tenor yang sesuai kemampuan bayar usaha. Semua data dan simulasi angsuran dalam artikel ini berdasarkan ketentuan resmi Bank BRI per Januari 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan terbaru—selalu konfirmasi ke kantor BRI terdekat untuk informasi paling aktual.

Semoga artikel ini membantu dalam merencanakan pengajuan KUR BRI. Terima kasih sudah membaca, dan semoga usahanya semakin berkembang dan berkah!


FAQ

Dalam kondisi normal dengan dokumen lengkap, proses dari pengajuan hingga pencairan memakan waktu sekitar 7–14 hari kerja. Ini mencakup verifikasi dokumen (1–3 hari), pengecekan SLIK OJK (1–2 hari), survei lokasi (2–5 hari), dan akad kredit hingga pencairan (2–3 hari).

KUR Super Mikro (hingga Rp10 juta) dan KUR Mikro (hingga Rp100 juta) tidak memerlukan agunan tambahan—agunan utamanya adalah usaha itu sendiri. Sedangkan KUR Kecil dengan plafon di atas Rp100 juta wajib menyertakan agunan berupa sertifikat tanah (SHM/SHGB) atau BPKB kendaraan.

Bisa. Yang tidak diperbolehkan adalah memiliki kredit produktif (modal usaha) di bank lain. Kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit tidak menjadi penghalang, asalkan pembayarannya selalu lancar dan catatan di SLIK OJK bersih (kolektibilitas 1 atau 2).

Syarat minimal adalah usaha sudah berjalan aktif selama 6 bulan. Jika usaha masih di bawah 6 bulan, disarankan untuk mengumpulkan bukti transaksi dan dokumentasi usaha selama periode tersebut agar pengajuan lebih kuat saat syarat waktu terpenuhi.

Beberapa alasan penolakan yang umum: riwayat SLIK OJK bermasalah (ada tunggakan di tempat lain seperti pinjol atau leasing), usaha dinilai belum layak atau belum berjalan 6 bulan, lokasi usaha berbeda jauh dengan domisili, atau hasil analisis kemampuan bayar tidak mencukupi. Identifikasi penyebab dengan bertanya langsung ke petugas BRI.

Bisa, asalkan memiliki usaha produktif yang sudah berjalan minimal 6 bulan. Contohnya usaha katering rumahan, warung kelontong, jualan online, atau usaha rumahan lainnya yang menghasilkan pendapatan secara konsisten.

Tidak wajib saat pengajuan, tapi diperlukan saat pencairan. Dana KUR akan dicairkan ke rekening BRI atas nama pemohon. Jika belum punya, proses pembukaan rekening bisa dilakukan bersamaan dengan akad kredit di kantor BRI.

Berdasarkan revisi Permenko Nomor 7 Tahun 2025 yang berlaku efektif Januari 2026, batasan frekuensi pengajuan KUR dihapus. Artinya, pelaku UMKM kini bisa mengajukan KUR berulang kali sesuai kebutuhan usaha tanpa batasan maksimal, selama usaha dinilai layak dan memenuhi persyaratan.

Muhammad Rizal Veto
Reporter at anakhiv.id

Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.