Multifinance

Mengapa Tunjangan Hari Raya Justru Langka di Negara Lain? Simak Fakta Menariknya!

Muhammad Rizal Veto
×

Mengapa Tunjangan Hari Raya Justru Langka di Negara Lain? Simak Fakta Menariknya!

Sebarkan artikel ini
Mengapa Tunjangan Hari Raya Justru Langka di Negara Lain? Simak Fakta Menariknya!

Tradisi Tunjangan Hari Raya (THR) memang identik dengan perayaan Idulfitri di Indonesia. Tapi jangan salah, konsep memberi tunjangan atau bonus tambahan menjelang hari besar keagamaan atau akhir tahun bukan monopoli Nusantara. Banyak negara lain juga punya sistem serupa, meski bentuk dan penamaannya berbeda.

Menariknya, sistem ini bukan sekadar tradisi budaya semata. Di banyak negara, tunjangan semacam ini sudah menjadi bagian dari regulasi ketenagakerjaan. Tujuannya sederhana: membantu pekerja menghadapi lonjakan pengeluaran saat periode liburan atau perayaan penting.

Konsep THR dan Tradisi Bonus Tahunan di Dunia

Di Indonesia, THR mulai dikenalkan saat Kabinet Soekiman Wirjosandjojo pada tahun 1950-an. Awalnya, tunjangan ini hanya untuk pegawai negeri sipil (ASN) sebagai bentuk apresiasi menjelang Idulfitri. Seiring waktu, tuntutan dari sektor swasta membuat THR menjadi hak semua pekerja, bukan hanya ASN.

Secara global, pemberian bonus akhir tahun atau tunjangan tambahan memang sudah umum. Tapi bedanya, setiap negara punya aturan dan waktu pembayaran yang berbeda. Ada yang menyebutnya gaji ke-13, ada yang menyebutnya bonus Natal, dan ada juga yang memberi tunjangan tahunan wajib.

Yang jelas, tujuan utama dari tunjangan ini adalah sama: meningkatkan kesejahteraan pekerja dan menjaga daya beli masyarakat di masa-masa liburan.

Negara-Negara dengan Tunjangan Mirip THR

Berikut ini adalah beberapa negara yang memiliki sistem tunjangan atau bonus tahunan yang mirip dengan THR di Indonesia. Masing-masing punya ciri khas dan regulasi tersendiri.

1. Filipina: 13th Month Pay

Di Filipina, setiap karyawan berhak mendapatkan 13th Month Pay. Tunjangan ini wajib diberikan oleh perusahaan menjelang akhir tahun, biasanya sebelum Desember. Besarnya adalah gaji bulanan penuh yang dibagi menjadi dua belas bagian dan diberikan sebagai tunjangan tambahan.

  • Wajib bagi semua karyawan tetap
  • Dibayarkan sebelum 24 Desember setiap tahun
  • Tidak termasuk lembur, insentif, atau tunjangan lain

2. Brasil: Décimo Terceiro Salário

Brasil juga punya sistem bonus tahunan yang disebut Décimo Terceiro Salário atau gaji ke-13. Ini adalah hak setiap pekerja, baik swasta maupun ASN. Pembayaran dilakukan dalam dua tahap:

  1. Tahap pertama: sebelum 30 November
  2. Tahap kedua: sebelum 20 Desember

Décimo Terceiro Salário dihitung berdasarkan jumlah bulan bekerja dalam setahun. Jika karyawan bekerja penuh, maka ia berhak atas gaji penuh sebagai bonus akhir tahun.

3. Portugal: Subsídio de Natal

Portugal memberikan Subsídio de Natal atau tunjangan Natal kepada pekerja. Tunjangan ini diberikan menjelang perayaan Natal dan biasanya setara dengan gaji penuh satu bulan.

  • Diberikan setiap Desember
  • Berlaku untuk semua pekerja tetap
  • Diatur dalam kontrak kerja atau kesepakatan kolektif

4. Italia: Tredicesima

Di Italia, Tredicesima adalah gaji ke-13 yang dibayarkan setiap Desember. Ini adalah hak semua pekerja, baik di sektor publik maupun swasta. Besarnya tunjangan ini biasanya disesuaikan dengan lama masa kerja dan jenis pekerjaan.

5. Meksiko: Aguinaldo

Meksiko memiliki sistem Aguinaldo, yaitu bonus Natal yang wajib diberikan kepada semua pekerja menjelang akhir tahun. Besarnya minimal adalah 15 hari upah, dan biasanya diberikan sebelum 20 Desember.

  • Wajib berdasarkan Pasal 123 Konstitusi Meksiko
  • Dibayarkan sekali dalam setahun
  • Berlaku untuk semua karyawan, termasuk paruh waktu

6. Prancis: Prime de Fin d’Année

Di Prancis, banyak perusahaan memberikan Prime de Fin d’Année atau bonus akhir tahun. Meski tidak selalu wajib secara hukum, tunjangan ini sangat umum diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada karyawan.

  • Biasanya diberikan sebelum 24 Desember
  • Besarnya bisa bervariasi tergantung perusahaan
  • Diatur dalam kesepakatan kolektif atau kontrak kerja

7. Jerman: Weihnachtsgeld

Jerman menyebut tunjangan akhir tahun sebagai Weihnachtsgeld atau uang Natal. Meski tidak diwajibkan oleh undang-undang, banyak perusahaan memberikannya sebagai bentuk loyalitas dan apresiasi.

  • Tidak wajib secara hukum
  • Besarnya bervariasi tergantung sektor dan perusahaan
  • Biasanya diberikan sebelum liburan Natal

8. Spanyol: Paga Extra de Navidad

Di Spanyol, Paga Extra de Navidad atau tunjangan Natal adalah hak pekerja. Ini adalah gaji tambahan yang diberikan menjelang perayaan Natal.

  • Dibayarkan setiap Desember
  • Berlaku untuk semua pekerja tetap
  • Diatur dalam undang-undang ketenagakerjaan

Perbandingan Tunjangan Akhir Tahun di Beberapa Negara

Berikut adalah tabel perbandingan tunjangan akhir tahun di beberapa negara yang memiliki sistem mirip THR.

Negara Nama Tunjangan Wajib? Waktu Pembayaran Besaran Tunjangan
Indonesia THR (Tunjangan Hari Raya) Ya Sebelum Idulfitri Gaji penuh 1 bulan
Filipina 13th Month Pay Ya Sebelum Desember Gaji penuh 1 bulan
Brasil Décimo Terceiro Salário Ya Dibagi 2 tahap Gaji penuh 1 bulan
Portugal Subsídio de Natal Ya Desember Gaji penuh 1 bulan
Italia Tredicesima Ya Desember Gaji penuh 1 bulan
Meksiko Aguinaldo Ya Sebelum 20 Des Minimal 15 hari upah
Prancis Prime de Fin d’Année Tidak Desember Bervariasi
Jerman Weihnachtsgeld Tidak Desember Bervariasi
Spanyol Paga Extra de Navidad Ya Desember Gaji penuh 1 bulan

Penutup

Jadi, benarkah THR hanya ada di Indonesia? Jawabannya tidak. Banyak negara di dunia juga memiliki sistem tunjangan atau bonus tahunan yang mirip. Meski penamaan dan mekanismenya berbeda, tujuan utamanya tetap sama: membantu pekerja menjalani masa liburan dengan lebih tenang dan sejahtera.

Yang membedakan adalah regulasi dan pelaksanaannya. Di beberapa negara, tunjangan ini diwajibkan oleh undang-undang. Di negara lain, lebih bersifat sukarela atau tergantung kebijakan perusahaan.

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung regulasi terkini di masing-masing negara. Data yang disajikan merupakan hasil riset dari berbagai sumber terpercaya dan tidak dimaksudkan sebagai saran hukum atau kebijakan ketenagakerjaan resmi.

Muhammad Rizal Veto
Reporter at anakhiv.id

Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.