Menjelang Idul Fitri 2026, permintaan uang baru selalu meningkat. Hal ini tak lepas dari tradisi masyarakat yang ingin memberikan uang THR atau uang fitrah dalam bentuk pecahan baru. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Bank Indonesia (BI) membuka layanan penukaran uang baru melalui sistem PINTAR BI. Namun, tahun ini BI menegaskan bahwa penukaran hanya akan dilakukan dalam dua periode saja.
Banyak masyarakat sempat bertanya-tanya apakah akan ada periode ketiga. Pertanyaan ini muncul karena kuota penukaran di periode pertama dan kedua terbatas. Namun, BI dengan tegas menjawab bahwa tidak ada rencana pembukaan periode ketiga. Artinya, semua kesempatan untuk menukar uang baru lewat layanan BI harus dimanfaatkan di dua periode resmi yang telah ditetapkan.
Jadwal Resmi Penukaran Uang Baru BI 2026
Bank Indonesia telah merilis jadwal resmi penukaran uang baru tahun 2026. Masyarakat yang ingin menukar uang baru lewat sistem online PINTAR BI harus mengikuti jadwal yang telah ditentukan. Berikut ini adalah dua periode penukaran yang akan dilaksanakan.
1. Periode Pertama Penukaran Uang Baru
Periode pertama penukaran uang baru BI 2026 akan dilaksanakan mulai tanggal 10 Maret hingga 21 Maret 2026. Pada periode ini, masyarakat bisa mendaftar melalui situs resmi PINTAR BI. Kuota yang tersedia terbatas, sehingga peserta diminta untuk segera mendaftar begitu pendaftaran dibuka.
2. Periode Kedua Penukaran Uang Baru
Periode kedua akan dibuka setelah periode pertama selesai. Jadwalnya dimulai dari 24 Maret hingga 4 April 2026. Sama seperti periode pertama, pendaftaran dilakukan secara online melalui platform PINTAR BI. Masyarakat yang gagal mendapatkan kuota pada periode pertama masih bisa mencoba di periode kedua ini.
Alternatif Cara Mendapatkan Uang Baru jika Gagal di BI
Bagi masyarakat yang tidak berhasil mendapatkan kuota penukaran uang baru melalui BI, masih ada beberapa alternatif yang bisa dicoba. Pilihan ini bisa menjadi solusi agar tetap bisa memberikan uang THR atau uang fitrah dalam kondisi layak edar dan baru.
1. Datang ke Bank Umum Terdekat
Salah satu alternatif utama adalah langsung mendatangi bank umum terdekat. Banyak bank besar seperti BCA, BRI, BNI, dan Mandiri menyediakan layanan penukaran uang baru menjelang Lebaran. Meski tidak selalu tersedia dalam jumlah besar, tetap ada kemungkinan untuk mendapatkan uang baru dengan datang lebih awal.
2. Manfaatkan Layanan Kas Keliling
Bank Indonesia atau bank-bank besar kadang menyediakan layanan kas keliling di lokasi-lokasi tertentu. Masyarakat bisa memanfaatkan layanan ini jika lokasinya dekat. Informasi mengenai jadwal kas keliling biasanya diumumkan melalui media sosial atau situs resmi bank terkait.
3. Pantau Informasi Resmi Secara Berkala
Karena kuota penukaran terbatas, masyarakat disarankan untuk terus memantau informasi resmi dari BI dan bank mitra. Terkadang, ada tambahan kuota atau pembukaan layanan darurat menjelang hari raya.
Ketentuan dan Batas Penukaran Uang Baru
Setiap periode penukaran uang baru memiliki batas maksimal yang bisa diambil per individu. Informasi ini penting agar masyarakat tidak datang sia-sia atau salah paham terkait jumlah uang yang bisa ditukar.
Rincian Batas Penukaran per Orang
| Pecahan Uang | Batas Maksimal per Orang |
|---|---|
| Rp 100.000 | 10 lembar |
| Rp 50.000 | 20 lembar |
| Rp 20.000 | 25 lembar |
| Rp 10.000 | 50 lembar |
| Rp 5.000 | 100 lembar |
| Rp 2.000 | 100 lembar |
| Rp 1.000 | 100 lembar |
Catatan: Jumlah total uang baru yang bisa ditukar per orang dibatasi hingga Rp 2 juta per periode. Jadi, masyarakat perlu memilih pecahan dengan bijak agar sesuai dengan kebutuhan.
Tips agar Berhasil Menukar Uang Baru
Mendapatkan kuota penukaran uang baru lewat PINTAR BI memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Namun, dengan persiapan yang matang, peluang untuk berhasil akan jauh lebih besar.
1. Siapkan Data Diri Sebelum Pendaftaran Dibuka
Pastikan data diri seperti NIK, nomor handphone, dan alamat email sudah siap sebelum pendaftaran dimulai. Ini akan mempercepat proses pendaftaran dan menghindari kegagalan teknis.
2. Akses Situs PINTAR BI di Waktu Awal
Situs sering mengalami lonjakan akses saat pendaftaran dibuka. Untuk menghindari error atau lambatnya sistem, disarankan mengakses situs BI pada jam-jam awal pagi saat traffic masih rendah.
3. Pilih Bank Penyalur dengan Cermat
Setiap peserta diminta memilih bank penyalur saat mendaftar. Pastikan memilih bank yang dekat dengan lokasi tinggal dan mudah dijangkau. Ini penting karena uang baru hanya bisa diambil di lokasi bank yang dipilih.
Pentingnya Perencanaan dalam Penukaran Uang Baru
Penukaran uang baru menjelang Lebaran bukan sekadar soal mendapatkan pecahan baru. Ini juga soal distribusi uang yang merata dan efisien. BI membuka layanan ini dalam jumlah terbatas untuk menghindari penumpukan antrean dan memastikan lebih banyak orang bisa menikmati layanan tersebut.
Selain itu, dengan sistem online seperti PINTAR BI, BI juga bisa memantau permintaan dan mengatur distribusi secara lebih baik. Ini adalah bagian dari upaya modernisasi layanan perbankan yang dilakukan BI dalam beberapa tahun terakhir.
Disclaimer
Jadwal dan ketentuan penukaran uang baru bisa berubah sewaktu-waktu tergantung situasi dan kondisi. Informasi yang tertulis di atas bersifat panduan dan belum tentu menjadi kepastian mutlak. Untuk informasi terbaru dan akurat, selalu pantau situs resmi Bank Indonesia di pintar.bi.go.id atau akun resmi BI di media sosial.
Mengingat keterbatasan kuota dan waktu, penting untuk bersiap sejak awal. Jangan sampai ketinggalan karena informasi terlambat atau persiapan yang kurang matang. Semoga berhasil mendapatkan uang baru tepat waktu menjelang Lebaran 2026!
Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.












