Multifinance

Kapan Batas Akhir Pembayaran THR 2026 bagi Karyawan Tetap dan Baru? Simak Jadwal serta Cara Menghitungnya!

Muhammad Rizal Veto
×

Kapan Batas Akhir Pembayaran THR 2026 bagi Karyawan Tetap dan Baru? Simak Jadwal serta Cara Menghitungnya!

Sebarkan artikel ini
Kapan Batas Akhir Pembayaran THR 2026 bagi Karyawan Tetap dan Baru? Simak Jadwal serta Cara Menghitungnya!

Kepastian soal kapan THR 2026 harus dibayarkan jadi sorotan banyak pekerja di Tanah Air. Pasalnya, momen Lebaran 2026 tinggal menghitung waktu, dan THR jadi salah satu komponen penting yang dinantikan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, secara tegas menyampaikan bahwa THR wajib dibayarkan penuh dan tidak boleh dicicil. Arahan ini disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026.

Lebih lanjut, Airlangga juga menegaskan bahwa bagi karyawan yang sudah bekerja selama minimal satu tahun, THR yang diterima minimal setara satu bulan upah. Sementara untuk mereka yang masa kerjanya kurang dari satu tahun, THR diberikan secara proporsional. Ketentuan ini berlaku untuk seluruh perusahaan swasta di Indonesia.

Kapan Batas Akhir THR 2026 Harus Dibayar?

Pemerintah telah menetapkan batas akhir pembayaran THR 2026 sebelum pelaksanaan Idulfitri. Ini penting agar seluruh pekerja bisa menikmati THR sebelum memasuki masa libur Lebaran. Penetapan waktu ini juga dimaksudkan agar tidak ada perusahaan yang terlambat membayar THR, yang bisa merugikan karyawan.

1. Jadwal Resmi THR 2026

Berikut adalah jadwal resmi THR 2026 yang harus dipatuhi oleh perusahaan swasta:

Tanggal Penting Keterangan
3 Maret 2026 Pengumuman resmi aturan THR oleh pemerintah
20 April 2026 Batas akhir pembayaran THR untuk karyawan tetap
27 April 2026 Batas akhir pembayaran THR untuk karyawan kontrak dan baru

Perusahaan diwajibkan membayar THR paling lambat 20 April 2026 bagi karyawan tetap. Sementara untuk karyawan kontrak atau baru, THR harus sudah cair paling lambat 27 April 2026. Jadwal ini dibuat untuk memberikan ruang fleksibilitas bagi perusahaan dalam mengelola pembayaran THR secara bertahap.

2. Ketentuan THR untuk Karyawan Baru

Bagi karyawan yang belum genap satu tahun bekerja, THR diberikan secara proporsional. Artinya, besaran THR disesuaikan dengan lama masa kerja. Rumusnya cukup sederhana:

Baca Juga:  Cara Mudah Hitung THR Prorata untuk Karyawan Baru yang Belum Genap Setahun Bekerja!

THR = (Masa kerja / 12 bulan) x Gaji pokok

Contoh: Jika seorang karyawan telah bekerja selama 6 bulan dengan gaji pokok Rp 5 juta, maka THR yang diterima adalah:

(6/12) x Rp 5.000.000 = Rp 2.500.000

Cara Menghitung THR 2026

Pemahaman tentang rumus perhitungan THR sangat penting, baik bagi karyawan maupun pengusaha. Ini agar tidak terjadi kesalahan atau kecurangan dalam pemberian THR.

1. THR untuk Karyawan Tetap

Bagi karyawan yang sudah bekerja selama minimal satu tahun penuh, THR yang diberikan adalah minimal satu bulan gaji. Gaji yang dihitung mencakup gaji pokok dan tunjangan tetap lainnya, seperti tunjangan jabatan atau tunjangan kesehatan.

2. THR untuk Karyawan Kontrak

Karyawan kontrak yang masa kerjanya kurang dari satu tahun juga berhak mendapatkan THR. Besaran THR-nya dihitung secara proporsional berdasarkan lama masa kerja.

3. THR untuk Karyawan Baru

Karyawan baru yang belum genap bekerja selama satu tahun juga tetap berhak mendapatkan THR. Besaran THR-nya dihitung dengan rumus yang sama seperti karyawan kontrak.

Syarat Penerima THR 2026

Tidak semua pekerja otomatis mendapatkan THR. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar seseorang bisa menerima THR.

1. Minimal Masa Kerja

Syarat utama penerima THR adalah masa kerja minimal satu bulan. Artinya, karyawan yang baru masuk kerja kurang dari satu bulan belum berhak mendapatkan THR.

2. Status Karyawan Aktif

THR hanya diberikan kepada karyawan aktif. Jika seseorang sudah keluar dari perusahaan sebelum batas akhir pembayaran THR, maka ia tidak berhak lagi menerimanya.

3. Tidak Sedang Dikenai Sanksi Disiplin

Karyawan yang sedang menjalani sanksi disiplin atau sedang dalam proses pemecatan biasanya tidak berhak mendapatkan THR. Ini tergantung kebijakan perusahaan masing-masing.

Baca Juga:  Bocoran Terbaru Kapan THR ASN 2026 Dibagikan? Simak Jadwal, Nominal, hingga Rinciannya!

Perbedaan THR untuk Karyawan Swasta dan BUMN

THR tidak hanya menjadi hak karyawan swasta, tetapi juga karyawan BUMN. Namun, ada sedikit perbedaan dalam pengelolaan dan penyalurannya.

Kriteria Karyawan Swasta Karyawan BUMN
Sumber Dana Perusahaan swasta APBN/APBD
Waktu Pencairan Disesuaikan perusahaan Umumnya lebih cepat
Besaran THR Minimal 1 bulan gaji Disesuaikan kebijakan pemerintah

Tips Menghadapi THR yang Terlambat Cair

Meski sudah ada aturan resmi, tidak menutup kemungkinan ada perusahaan yang terlambat membayar THR. Jika hal ini terjadi, karyawan bisa mengambil langkah-langkah berikut:

1. Konfirmasi ke HRD

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah menghubungi bagian HRD atau manajemen untuk meminta penjelasan mengapa THR belum cair.

2. Simpan Bukti Komunikasi

Simpan semua bukti komunikasi, baik lewat email, chat, maupun surat resmi dari perusahaan. Ini penting jika nanti harus dilakukan langkah hukum.

3. Laporkan ke Dinas Ketenagakerjaan

Jika perusahaan tidak kunjung membayar THR meski sudah melewati batas akhir, karyawan bisa melaporkannya ke Dinas Ketenagakerjaan setempat.

Disclaimer

Informasi yang disajikan dalam artikel ini berdasarkan aturan dan ketentuan yang berlaku hingga Maret 2026. Jadwal dan ketentuan THR bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah. Oleh karena itu, selalu pastikan informasi terbaru dari sumber resmi seperti Kementerian Ketenagakerjaan atau perusahaan tempat bekerja.

THR bukan hanya hak, tapi juga simbol penghargaan dari perusahaan kepada karyawan. Memahami kapan dan bagaimana THR harus diterima adalah langkah penting agar hak bisa terpenuhi dengan baik.